Mohon tunggu...
Kokom Komariyah
Kokom Komariyah Mohon Tunggu... Guru, MC, Aktivis Pendidikan, Blogger

Jangan menunggu bukti, tapi jadilah bukti itu sendiri. Karena, setiap manusia dengan keunikannya. Yakin, yakin, yakin.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Harmoni Cinta Tanpa Henti

8 Oktober 2019   12:50 Diperbarui: 8 Oktober 2019   12:59 0 1 0 Mohon Tunggu...
Harmoni Cinta Tanpa Henti
Kokom & Didi Wedding, Dokpri

Oleh: Kokom Komariyah

Hadirnya manusia di dunia bukanlah tanpa sebab. Semua atas apa yang Allah SWT ciptakan memiliki maksud dan tujuan. Saling melengkapi atas semua ciptaan-Nya adalah menjadi fitrah. Manusia tidak bisa hidup sendiri, oleh sebab itu disebut juga sebagai makhluk sosial.

Keterikatan antara dua insan yang berbeda terjalin dengan ikatan pernikahan. Saling bersinergi untuk mencapai tujuan dunia dan akherat. Semuanya bukanlah hal yang mudah. So, ketika masih ada yang memperdebatkan sebuah perbedaan maka orang tersebut belum siap menerima perbedaan itu sendiri. Kalau hidup hanya untuk hal yang enak-enak doang yaa salah besar. Hidup itu harus siap dengan segala suka duka, asam, manis, pahit dan semua rasa yang ada (Nano-nano yaa).

Seperti halnya kata mutiara di bawah ini:

"Kalau segala sesuatu harus dipisah-pisahkan, maka dusta tetap bersama takut, kejujuran bersama keberanian, santai bersama keputusasaan, kelelahan bersama kerakusan, penolakan bersama ketamakan, dan kehinaan bersama utang." (As-Salaam)

Segala apa yang terpisahkan, akan tetap memiliki pasangan yang senantiasa bersinergitas. Kata mutiara di atas mengajarkan kita untuk senantiasa berkolaborasi dalam hal apapun supaya terjalin harmoni dalam sebuah perbedaan. 

Apa yang kita upayakan baik maka hasilnya baik, jikalau buruk ya hasilnya juga buruk. Seperti halnya perbedaan dalam berbagai aspek kehidupan, kita gak bakalan ujug-ujug sukses, merasakan semua kenikmatan hidup secara instan dengan menghindari perbedaan. Semua orang pastinya dihadapkan dengan sebuah perbedaan.

Cinta itu bukan tanpa celah,
Cinta itu bukan atas dasar saling menghina,
Cinta itu suci,
Cinta itu merajut harmoni dalam perbedaan,
Cinta itu mengalir tanpa henti,
Karena cinta datangnya dari hati atas ridho ilahi.

Maka dari itu, tetaplah berupaya untuk jatuh bangun bersama membangun cinta untuk sebuah harmoni cinta tanpa henti.