Mohon tunggu...
Tegar Herlambang
Tegar Herlambang Mohon Tunggu... Research | Education Observer | Public Health | Legal Observer

Hidup untuk kebaikan serta kebermanfaatan sebagai wujud refleksi penerimaan dan rasa syukur dari sesuatu yang telah kita butuhkan bukan sekedar yang kita inginkan.

Selanjutnya

Tutup

Media

Ketahui! Perbedaan Jurnalis dan Wartawan

25 Januari 2020   18:38 Diperbarui: 25 Januari 2020   18:42 7040 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketahui! Perbedaan Jurnalis dan Wartawan
Ilustrasi foto: kotjienkterbang

Mati kita mulai dengan jurnalis, jurnalis berasal dari awal kata journal yang berarti catatan harian. Jurnalis memiliki pekerjaan yang identik dengan penulisan laporan, mereka adalah orang-orang yang istilahnya intelijen dalam suatu tim redaksi. Jurnalis dapat bekerja sendiri sebagai penulis suatu artikel, yang nantinya artikel tersebut akan dimuat ke sebuah makalah yang dikerjakan oleh tim redaksi. Jurnalis juga dapat bekerja mencari berita dan melaporkannya lewat tulisan.

Dilanjutkan dengan wartawan, wartawan adalah seseorang yang bekerja di media cetak atau media tayang dan menjadi bagian dari sebuah tim redaksi. Ia dapat bekerja meliput suatu kejadian, serta dapat bekerja menulis suatu berita. Mereka menjadi fondasi untuk sebuah bagian redaksi suatu media massa, seorang wartawan dapat bekerja secara fleksibel melakukan kedua pekerjaan reporter dan jurnalis tersebut. Jadi intinya, seorang reporter, tv atau radio, seorang jurnalis adalah wartawan, namun seorang wartawan belum tentu adalah seorang reporter atau jurnalis yang tertegun pada satu pekerjaannya, seorang wartawan dapat bekerja menjadi keduanya.

Jika lebih kita gali lagi,

Saat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berdiri, terjadi kesadaran tentang istilah jurnalis. Menurut AJI, jurnalis adalah profesi atau penamaan seseorang yang pekerjaannya berhubungan dengan isi media massa.

Jurnalis meliputi juga kolumnis, penulis lepas, fotografer, dan desain grafis editorial. Tapi pada kenyataan referensi penggunaannya, istilah jurnalis lebih mengacu pada definisi Wartawan.

Dalam pendefinisian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), wartawan berhubungan dengan kegiatan tulis-menulis, di antaranya mencari data (riset, liputan, verifikasi) untuk melengkapi laporannya. Wartawan dituntut objektif, berbeda dengan penulis atau kolomnis yang bisa mengemukakan subjektivitasnya.

Pada awal abad ke-19, jurnalis berarti seseorang yang menulis untuk jurnal. Dalam abad terakhir ini arti jurnalis telah menjadi seorang penulis untuk koran dan majalah.

Banyak orang mengira jurnalis sama dengan reporter, seseorang yang mengumpulkan informasi dan menciptakan laporan, atau cerita. Tetapi, hal ini tidak benar karena reporter tidak meliputi tipe jurnalis lainnya, seperti kolumnis, penulis utama, fotografer, dan desain editorial.

Kesimpulan saya, makna jurnalis lebih luas dari wartawan. Jurnalis meliputi wartawan/reporter, fotografer (wartawan foto), editor, penulis lepas, kontributor, koresponden, dan kolomnis. (Koko Egar)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x