Mohon tunggu...
kodim0719jepara
kodim0719jepara Mohon Tunggu... Penerangan Kodim 0719/Jepara

Penerangan Kodim 0719/Jepara adalah satuan penerangan dalam menjalankan tugas sebagai salah satu institusi di jajaran TNI-AD adalah menyampaikan informasi secara benar dan profesional tentang hal ihwal TNI AD sebagai kekuatan pertahanan negara Matra Darat kepada masyarakat, serta memberikan tanggapan yang simpatik manakala ada suatu informasi yang dianggap dapat merugikan citra positif TNI AD. Selain itu sebagai institusi yang sekaligus "Agen Informasi", bertugas mengolah informasi, menyampaikan informasi, mengelola informasi, baik untuk pihak internal maupun eksternal dan semua itu ditujukan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Persiapkan ODF, Babinsa Kelet Dampingi Tim Monitoring Akses Jamban

16 Mei 2019   10:18 Diperbarui: 16 Mei 2019   10:30 0 0 0 Mohon Tunggu...
Persiapkan ODF, Babinsa Kelet Dampingi Tim Monitoring Akses Jamban
dokpri

dokpri
dokpri

Jepara -- Sebagai wujud kerjasama dan sinergitas, Babinsa desa Kelet Koramil 08/Keling Serma Abdul Munif menghadiri monitoring akses jamban warga oleh Puskesmas Keling 1, di desa Kelet Keling Jepara, kemarin (15/05/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim dari Puskesmas Keling 1 pimpinan bapak Setyo Wardoyo, Babinsa desa Kelet Serma Abdul Munif, Bhabinkamtibmas Bripka Siswanto, Bidan desa Ibu Tiwik Amd, dan FKD desa Kelet bapak Heru.

Monitoring akses jamban tersebut, untuk mengetahui siapa saja warga yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau numpang BAB di jamban rumah tetangga. Dan menghimbau untuk sesegera mungkin membuat jamban sendiri, walau tidak bagus, yang terpenting tidak mengesampingkan standar kesehatan.

Setyo Wardoyo menyampaikan, bahwa sebentar lagi, desa se-kecamatan Keling akan melaksanakan ODF (Open Defecation Free) tingkat kecamatan, dimana  kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Warga di himbau untuk membuat jamban permanen. "Oleh karenanya, pihak Puskesmas mohon partisipasi dan dukungan dari warga dan berbagai pihak sehingga nantinya dapat berjalan dengan sukses", tuturnya.

Sementara itu, Serma Abdul Munif mengharapkan adanya solusi agar permasalahan yang berkaitan dengan BABS dapat segera teratasi, agar nantinya desa Kelet dapat predikat desa ODF. "Harus ada koordinasi lebih lanjut, guna membantu warga yang tidak mampu, yang tidak mempunyai jamban permanen", ucap Babinsa.

Di tambahkannya, bahwa pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini, salah satunya dengan akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas, pungkasnya. (pendim0719jpr/afid).