Mohon tunggu...
UNNES Giat Desa Karanganyar
UNNES Giat Desa Karanganyar Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Sedang Kuliah Kerja Nyata di Desa Karanganyar Borobudur.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mahasiswa KKN Unnes Peduli Pencegahan Stunting dengan Sosialisasi Kelas Ibu Hamil dan Posyandu Balita

6 Desember 2022   18:52 Diperbarui: 6 Desember 2022   19:11 87
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam rangka pencegahan stunting pada anak balita ( usia dini ) mahasiswa KKN UNNES Giat 3 Desa Karanganyar melakukan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting kepada Ibu-ibu hamil, dan juga ibu posyandu balita di desa Karanganyar.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut pada hari Kamis, 27 Oktober 2022 di pagi hari di Balai Desa Karanganyar, Kec. Borobudur, Kab. Magelang. Dan dilaksanakan bersama dengan ibu bidan Tri Sulistyowati dan juga bersama kader desa Karanganyar.

Dokpri
Dokpri

Menurut ibu bidan desa, jumlah angka stunting di desa karanganyar kurang dari 12 dengan sejumlah anak balita di desa Karanganyar yang begitu banyak. Sebelum melanjutkan lebih dalam lagi terkait stunting. Apa itu stunting ? Apa penyebab dari stunting?.

Berdasarkan sumber website P2PTM Kemenkes RI :

" Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya".

Dari kalimat tersebut sudah dapat diketahui terkait pengertian stunting dan juga penyebab stunting. Sehingga beberapa cara pencegahan dan penanggulangan yaitu dengan perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, dan juga perbaikan sanitasi dan air bersih.

Pola makan yang dimaksud yaitu porsi makan antara karbohidrat dengan protein harus seimbang tidak kurang dan tidak terlalu berlebihan. Kemudian pola asuh juga perlu diperhatikan terlebih sejak bayi lahir yaitu periode dari saat konsepsi sampai anak berusia 2 tahun (1000 hari pertama) telah teridentifikasi merupakan masa yang paling kritis dalam kesempatan untuk memberi intervensi. 

Sehingga berikan anak untuk hak imunisasi supaya meningkatkan kekebalan dari penyakit yang telah dijamin ketersediaan dan keamanannya oleh pemerintah. Perbaikan sanitasi dan air bersih juga perlu diperhatikan karena akses sanitasi dan air bersih yang kurang, dapat mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi. Sehingga perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan.

Maka dari itu, pemberian sadar pencegahan stunting dengan sosialisasi perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, dan juga perbaikan sanitasi dan air bersih sangat diperlukan untuk ibu hamil, dan juga ibu posyandu balita untuk menekan lagi angka stunting.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun