Mohon tunggu...
KKN Rancakasumba
KKN Rancakasumba Mohon Tunggu... Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru Desa Rancakasumba

Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru Desa Rancakasumba Tahun 2019 Kelompok 2

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

KKN Far From Home

8 Juli 2019   17:53 Diperbarui: 8 Juli 2019   18:07 0 0 0 Mohon Tunggu...
KKN Far From Home
Sumber foto: Pixabay/Omaralfarooqpn

Kalau dunia perfilman sekarang sedang diramaikan dengan rilisnya Spiderman: Far From Home yang lagi-lagi dibintangi oleh Tom Holland, mahasiswa semester 6 pun tak kalah saing dengan alur cerita yang akan diangkat film tersebut. Sama-sama bertajuk far from home atau jauh dari rumah, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) jelas tidak bisa dipandang sebelah mata juga perjuangannya.

Dalam hal ini tentu kita perlu mencoba menggali esensi dari mahasiswa KKN agar nantinya dapat kita sejajarkan posisinya dengan Spiderman sebagai salah satu sosok pahlawan dalam Marvel Universe. Pertama, bagaimana tidak mahasiswa KKN dipandang sebagai pahlawan, ini tak lain adalah karena usaha dan kontribusinya selama program KKN itu sendiri. Kalau Spiderman berjasa dalam menumpas beragam kejahatan dengan jaring laba-labanya, mahasiswa justru akan mencegah munculnya potensi kejahatan itu dengan jalan intelektualnya, tanpa baku hantam, tanpa berdarah-darah dan tanpa jaring laba-laba. Hayooooolohhh lebih hebat mana?

Mahasiswa KKN membawa misi yang tak kalah berat juga dengan seorang Spiderman. Mungkin Spiderman tangkas dalam menjatuhkan perampok, ia bisa mengalahkan musuh-musuhnya seperti Electro, Sandman dan Doctor Octopus. Tetapi, apakah Spiderman akan mampu dengan mudah mengubah pola pikir masyarakat agar tidak buang sampah ke sungai Citarum dalam tempo 40 hari? Ini belum tentu beb!

Lalu akan mampukah juga Spiderman jika disuruh membuat program kerja selama KKN lengkap dengan pengkondisian pelaksanaan kegiatannya? Tentu Spiderman sekalipun akan sama-sama merasa kesulitan dengan tugas ini, atau mungkin ia akan lebih memilih untuk menumpas kejahatan dijalanan daripada harus turun ke masyarakat dan merubah pola pikirnya.

Kedua, walaupun sama-sama mengusung tagline "far from home: tingkat ketahan malangan mahasiswa KKN pun barangkali bisa lebih teruji dibandingkan seorang Spiderman. Bagaimana mungkin? Oh tentu bisa, banyak para alumni KKN yang bercerita tentang pergaulannya selama KKN di tengah masyarakat. Ada yang berkata bahwa mahasiswa di mata masyarakat adalah orang yang serba bisa, bahkan melebihi Spiderman sekalipun. Mahasiswa bak dewa yang apapun ia mampu melakukannya, diminta mengajar, melatih tari, mengatur acara agustusan, berpidato, bahkan untuk khutbah jum'at pun masyarakat mempercayainya.

Di sini sedikitnya kita diberikan gambaran singkat atas kemampuan mahasiswa di mata masyarakat. Ya, ia lebih sakti daripada Spiderman. Mahasiswa KKN dan Spiderman memang sama-sama jauh dari rumah, tapi dalam hal pengabdiannya, tentu kita perlu mengkalkulasikannya secara komperhensif, seberapa pengabdian mahasiswa KKN dan sebagaimana pengabdian seorang Spiderman bagi masyarakat.

Kalau dihitung secara kasar pastilah mahasiswa akan lebih unggul pada banyak aspek, misalnya dalam pendidikan, kerohanian dan inovasi. Sementara Spiderman mungkin tidak akan banyak memiliki keunggulan selain menjamin kota dari serangan para Super-Villain seperti Thanos dkk. Namun, dalam praktiknya Mahasiswa KKN akan selalu lebih memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat sekecil apapun itu bentuknya. Toh pada realitanya sendiri Spiderman itu fiksi bukan? Ya, mahasiswa KKN jelas ada, yang fana itu Spiderman.  

VIDEO PILIHAN