Mohon tunggu...
KKN DR Kelompok 122
KKN DR Kelompok 122 Mohon Tunggu... KKN DR Kelompok 122 UINSU

Kelompok 122 KKN DR UINSU

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Dampak Covid-19 terhadap Kesehatan Masyarakatdan Kesehatan Lingkungan

11 Agustus 2020   18:02 Diperbarui: 11 Agustus 2020   17:50 373 0 0 Mohon Tunggu...


Beberapa bulan yang lalu, seluruh dunia dihebohkan dengan munculnya sebuah virus yang berbentuk seperti matahari namun kecil dan sangat mematikan. Virus ini berasal dari Kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019.

Ketika wabah virus Corona masuk ke Indonesia, telah menciptakan kepanikan dan kegelisahan bagi masyarakat. Karena virus corona telah menjangkit hampir seluruh dunia dan bahkan sudah menewaskan lebih dari 3.000 orang. Pandemi Covid-19 membuat pergerakan manusia menjadi sangat terbatas. Pemerintah pun membuat beberapa kebijakan seperti Lockdown, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan Karantina. Banyak masyarakat yang mengeluh, karena tidak bisa pergi ke Mall, Tempat Wisata, Ke Sekolah, Ke Kantor dan ke Tempat-Tempat keramaian selama adanya wabah virus corona. Namun, banyak masyarakat yang lupa bahwa dengan adanya kebijakan tersebut membuat berkurangnya aktivitas manusia selama pandemi Covid-19 maka kita telah memberi kesempatan bagi bumi untuk "istirahat".

Walaupun wabah virus corona telah membuat kegelisahan dan dinilai dapat menimbulkan kerugian di sektor perekonomian, ternyata wabah virus corona memberikan dampak baik bagi masyarakat. 

Adapun dampak Covid-19 terhadap Kesehatan Masyarakat ialah sebagai berikut :
1. Lebih Rajin Cuci Tangan
Salah satu cara mencegah wabah virus corona yaitu dengan rajin cuci tangan. WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa cuci tangan adalah langkah awal yang efektif dalam mencegah berbagai penyakit seperti infeksi saluran pencernaan dan penyakit pernapasan.
2. Mengubah Pola Makan Sehat
Menurut WHO (World Health Organization) cara mencegah virus corona melalui makanan. Seperti menghindari untuk mengkonsumsi makanan cepat saji dan di anjurkan untuk mengkonsumsi makanan masakan rumahan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari adanya percikan air liur saat bersin ataupun batuk dan menjaga higienitas diri sendiri.
3. Sadar Akan Kebersihan Lingkungan
Lingkungan yang bersih dapat mempengaruhi perkembangan suatu penyakit. Oleh karena itu, di anjurkan untuk tetap menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
4. Rajin Olahraga
Semenjak virus corona masuk ke Indonesia banyak masyarakat yang rajin melakukan kegiatan olahraga. Dengan olahraga maka dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah terjadinya berbagai serangan penyakit.

Saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada 5 Juni 2020. Telah terjadi perubahan pada lingkungan sekitar selama pandemi Covid-19. 

Adapun dampak Covid-19 terhadap Kesehatan Lingkungan ialah sebagai berikut :
1. Kualitas Udara Lebih Baik
Karena semua kegiatan dilakukan dari rumah maka mobilitas di jalanan berkurang, dan dengan berkurangnya jumlah kendaraan bermotor di jalanan membuat polusi udara yang menjadi penyebab utama gas buangan dari mobil dan motor dapat diminimalisir. Citra Satelit menunjukkan adanya penurunan yang signifikan terhadap tingkat global Nitrogen Dioksida (NO2) yaitu gas yang dihasilkan dari mesin mobil dan pabrik manufaktur komersil. Barcelona Institute For Global Health, menyatakan bahwa hampir di seluruh dunia mencatat rekor terendah untuk polusi udara. Bahkan Jakarta dilaporkan bahwa tingkat polusi menurun drastis selama di terapkannya PSBB.
2. Emisi CO2 Berkurang
Ketika kegiatan ekonomi berhenti, emisi CO2 mengalami penurunan di masa pandemi Covid-19.
3. Air Menjadi Lebih Jernih
Tidak adanya sarana transportasi air di tempat wisata air yang beroperasi, maka tidak ada polusi air sehingga air terlihat menjadi lebih jernih dari biasanya.
4. Tanaman Tumbuh Dengan Bebas
Berbagai jenis tanaman dan Bunga tumbuh lebih banyak dari biasanya dikarenakan tidak adanya kaki manusia yang menginjak ataupun tangan-tangan jahil yang memetik bunga.

Memang tidak menyenangkan hidup dengan ruang gerak yang sangat terbatas, Tetapi kita harus menyadari bahwa selama ini telah mengabaikan kesehatan lingkungan hidup di sekitar kita. Diharapkan setelah wabah Covid-19 usai, masyarakat dapat lebih memperhatikan kelangsungan lingkungan hidup.

" Saya Khairunnisa, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Peminatan Kesehatan Lingkungan UINSU, Dari Kelompok KKN-DR 122.

Tulisan ini saya tulis untuk memenuhi tugas KKN-DR saya, Selamat membaca dan semoga bermanfaat."

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x