Mohon tunggu...
Wisata

Surga yang Tersembunyi di Purworejo

1 Januari 2016   23:39 Diperbarui: 2 Januari 2016   00:35 0 1 0 Mohon Tunggu...

Wisata alam adalah hal yang sedang sangat di gemari akhir-akhir ini, mengapa demikian karena berwisata selain melepas kepenatan kita akan rutinitas sehari-hari juga dapat mengexplore wisata alam yang selama ini ada di negeri kita. Wisata alam seperti ke pantai, hutan pinus, goa, gunung, dan air terjun. Membahas mengenai wisata alam, di kota Purworejo yang terletak diatara kota Kebumen dan Magelang  yang mungkin tak begitu dikenal di Indonesia juga terdapat banyak sekali tempat wisata alam yang dapat dikunjungi. Tidak seperti yang selama ini terdengar bahwa Purworejo adalah kota mati yang tidak memiliki tempat wisata, yang hanya untuk tempat transit dan sebagainya nyatanya tempat wisata di Purworejo juga tumpah ruah.

Mengapa Purworejo bisa sampai dijuluki sebagai kota mati mungkin karena wisata alamnya yang belum begitu banyak diketahui oleh para pengelana wisata. Namun apabila ditelisik lebih dalam, Kabupaten Purworejo ini juga banyak tempat wisatanya. Terdapat lumayan banyak pilihan wisata alam seperti pantai, goa, bukit, dan wisata alam yang paling mendominasi di Kabupaten Purworejo ini adalah air terjun.

Air terjun apabila dalam bahasa jawa sering disebut “curug” ini adalah wisata alam yang paling sangat gemar dikunjungi oleh para wisatawan. Selain karena airnya yang segar, rerumputan hijau dan bebatuan dipinggir curug menambah keasrian dari curug itu sendiri. Terdapat banyak Curug di Kabupaten Purworejo yang sudah diakui keberadaannya karena keindahannya. Yang pertama yaitu curug Gunung Putri yang berada di Kecamatan Bruno, tepatnya di desa Cipedak. Curug Gunung Putri ini adalah wisata alam yang berlokasi di tengah lebatnya hutan pinus. Yang kedua yaitu Curug Kyai Kate, masih satu kecamatan dengan Curug Gunung Putri, Purworejo juga punya Curug Kyai Kate yang tak kalah mempesona. Curug Kyai Kate terletak di desa Gunung Condong, Kecamatan Bruno. Curug yang lagi-lagi dikeliling hutan pinus dan beberapa tumbuhan rimbun lainnya ini adalah curug yang cukup deras dengan aliran sungai.

 Lanjut ke Curug berikutnya yaitu Curug Abang di kecamatan Kemiri, Desa Wonosuko bagian utara terdapat sebuah Curug yang mengalir deras dari ketinggian puluhan meter. Paduan pepohonan dan batuan alami yang membentuk patahan menjadi pelengkap suguhan panorama keindahan alam. Lalu Curug yang keempat yaitu Curug Siklotok yang terdapat di Kaligesing, selain terkenal dengan Kambing Etawanya. Kaligesing ini juga sangat terjenal dengan Curug Siklotok ini. Di Curug Siklotok ini kamu akan menemui air terjun bertingkat tiga.

Agak sedikit jauh dari Curug Siklotok kamu dapat menemui Taman Wisata Sidandang. Di Taman Wisata Sidandang ini kalian para wisatawan dapat menemui Kedung Sidandang yang berkedalaman 4,75 meter dan masing banyak kedung-kedung lainnya. Curug Sidandang mengapa dinamakan seperti itu konon karena curugnya mirip sebuah dandang (tepat nanak nasi), maka dari itu ada sebuah patung replika dandang di depan pintu masuk. Unik sekali bukan namanya, di Curug ini kalian para wisatawa tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Karena apa? Para wisatawan hanya dibandrol harga masuk ke Curug Sidandag ini sebesar 3000 rupiah.

Wow harga yang sangat murah bukan untuk dapat menikmati surga yang tersembuyi tersebut. Bukan lagi, apabila para wisatawan ingin menyewa pelampung pun juga murah, karena sewa pelampung hanya 5000 rupiah saja. Bayangkan hanya dengan 8000 rupiah kalian dapat sepuasnya ciblon atau berenang di Curug Sidandang. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya banyak daerah yang berpotensi besar menjadi tempat wisata apabila kita mau mengolahnya. Salam lestari!