Travel

Traveling, Cara Ampuh untuk Hilangkan Penat

7 Desember 2018   12:18 Diperbarui: 7 Desember 2018   13:41 100 0 0

Seiring padatnya jadwal perkuliahan atau padatnya jadwal kerja, pasti kita butuh waktu untuk meringankan itu semua, atau liburan tanpa memikirkan pekerjaan tersebut, dan menikmati liburannya. Ya, Travelling bersama keluarga, teman, atau sanak saudara adalah pilihan yang tepat untuk menghilangkan penat dalam diri kita akan hal duniawi. 

Travelling itu bukan hanya kesenangan semata saat perjalanan, tetapi perjalanan itulah yang memberikan pengalaman hidup paling berharga dalam hidup. Dari perjalanan itulah kita mendapatkan pengalaman dari apa yang terjadi saat perjalanan. Bukan hanya kegiatan untuk mencapai suatu tempat, bukan hanya kegiatan seru-seruan, dan bukan hanya sebuah "jalan-jalan".

Jangan ragu untuk berkelana, merantau, dan mencari penghidupan di tanah orang, karena dibalik itu semua terdapat banyak ilmu yang akan didapatkan. Selain itu, dengan traveling melihat dunia dan alam-alam ciptaan Tuhan, semakin membuat kita merasakan bahwa dunia itu luas dan betapa indahnya ciptaan-ciptaan Tuhan.

Traveling membuat kita sadar bahwa setiap orang punya perspektif yang berbeda yaitu Banyak orang yang hanya bisa menilai sesuatu dari perspektif dirinya saja, mau itu positif ataupun negatif. Dari traveling ini saya menjadi sadar bahwa dunia itu sangat luas, dipisahkan menjadi jutaan pulau, ribuan budaya, ratusan negara dan bahkan di satu wilayah pun perspektif akan sesuatu hal setiap orangnya akan berbeda.

Dari sinilah kita bisa belajar menghargai pendapat orang lain, menghargai pemikiran orang lain, bahkan menjadikan pemikiran orang lain menjadi inspirasi dalam pandangan kita. Indahnya perbedaan. Saat perjalanan kita akan menemui orang-orang yang tidak pernah kita kenal sebelumnya, kita akan masuk ke wilayah orang lain yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda, dan akan menemukan hal yang tak disangka sebelumnya. Saya pernah berbicara dengan bapak-bapak tua di kereta, kita berbicara sampai larut, dan diakhir pembicaraan beliau memberikan saya nasihat yang tak disangka.