Mohon tunggu...
Wahyu Barata
Wahyu Barata Mohon Tunggu... Penulis - Marketing Perbankan

Wahyu Barata.Lahir di Garut 21 Oktober 1973. Menulis puisi, cerita pendek,dan artikel. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di Sari Kata, majalah Aksara , Media Bersama, Kompas, Harian On Line Kabar Indonesia, beberapa antologi bersama, dan lain-lain.Kini bekerja sebagai marketing perbankan tinggal di Bandung.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Sir Humphry Davy

2 Juli 2020   09:25 Diperbarui: 7 Juli 2020   01:16 481
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Inovasi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Jcomp

Pada tanggal 30 November 1825 Sir Humphry Davy mengutarakan,"Beruntunglah, ilmu pengetahuan seperti juga alam yang memilikinya, tidak bisa dibatasi baik oleh waktu maupun ruang. Ia milik seluruh dunia, bukan milik satu negara juga tidak dibatasi usia. Semakin kita mengetahui; semakin kita merasakan kebodohan dan ketidakrahuan: semakin kita juga merasa betapa besar sesuatu yang masih belum kita ungkap."

Sir Humphry Davy adalah salah seorang penemu dari Inggris, ahli kimia terkemuka pada jamannya.Ia sempat magang di apotik dan klinik bedah, juga mempunyai minat besar terhadap teologi, filsafat, puisi, fasih 7 bahasa, dan menguasai beberapa ilmu pasti lainnya. 

Termasuk kimia yang menjadi sumbangan terbesarnya untuk pengembangan industri menjadi lebih produktif di masa sekaranh. Terutama dari temuan-temuannya dalam bidang kimia yang berdampak penting bagi bidang pertanian, pertambangan, dan penyamakan.

Sir Humphry Davy lahir pada tanggal 17 Desember 1778 di Penzance, Cornwall, Inggris. Ia mendapatkan pendidikan di Penzance dan Truro. Putra tukang kayu miskin ini ketika dewasa menjadi pemimpin gerakan reformasi kimia. Ayahnya meninggal pada tahun  1794, untuk menopang ekonomi keluarga, Davy magang di sebuah apotik yang juga klinik bedah milik J. Binghan  Borlase.

Setelah membaca buku karya Antoine Lavoisier, Traite Elementaire pada tahun 1797, minat Davy pada kimia semakin bertambah. Pada tahun 1798, usai magang ia mendapatkan posisi di Lembaga Gas Medis (medical pneumatic) di Bristol. Organisasi ini melakukan studi tentang nilai medis dari berbagai gas. Di sinilah Davy memulai reputasinya.

Ia melakukan studi mendalami oksida nitrogen dan menemukan efek fisiologis dari oksida ini,  yang sekarang kita sebut gas tawa (laughing gas). Ia melakukan percobaan-percobaan dengan membaui seperempat galon gas dalam waktu 7 menit dan benar-benar mabuk oleh oksida itu. 45 tahun kemudian oksida nitrogen digunakan sebagai anestesi untuk kedokteran gigi.

Dari analisa hasil oksida nitrogen ini Sir Humphry Davy mencatat dan memaparkan proporsi sebagai berikut: " Pada saat dua elemen berkombinasi dan membentuk lebih dari satu senyawa, massa dari satu elemen yang bereaksi terhadap gas tetap dari elemen lainnya, mempunyai rasio dari seluruh jumlah terkecil."

Penemuan penting Davy lainnya dalam bidang kimia elektro.Melanjutkan penelitian Galvani dan penemuan battery kering, ia semakin berminat mengungkap dimensi lain dari penemuan tersebut.

Dekomposisi kimia pertama dengan medium battery kering dilakukan oleh Nicholson dan Carlisle pada tahun 1800, mereka menemukan hasil hidrogen dan oksigen dari air, juga mendekomposisi solusi air dengan beragam garam umum. Davy mulai mengambil sampel dampak kimia terhadap listrik pada tahun 1800.

Ketika Davy melewatkan hantaran listrik melalui beberapa benda, ia menemukan benda-benda ini mengalami dekomposisi ( proses ini kemudian disebut elektrolisis). Hingga ia menyimpulkan bahwa kekuatan listrik dapat muncul hanya ketika elektrolit mampu mengoksidasi salah satu metal, dan intensitas efeknya disambungkan langsung terhadap reaktivitas elektrolit dengan metal.

Davy juga melakukan penelitian-penelitian lain yang berdampak penting untuk industri. Walaupun matanya buta karena ledakan di laboratorium ia masih sempat membantu penemu terkenal lainnya, Michael Faraday, dalam studi di Royal Institution, London. Mereka bekerja sama dalam penelitian tentang klorine. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun