Mohon tunggu...
Heskiel ValentinoNapitu
Heskiel ValentinoNapitu Mohon Tunggu... Nyoba nulis

Mahasiswa Universitas Brawijaya

Selanjutnya

Tutup

Bola

Ada Apa dengan PSSI? Sulitnya Mencari Sebelas Orang Terbaik di Negeri Berpenduduk Dua Ratus Juta Orang

18 Mei 2021   10:56 Diperbarui: 18 Mei 2021   11:30 74 2 1 Mohon Tunggu...

Di zaman sekarang ini, setiap negara melakukan berbagai hal untuk dapat memenuhi kebutuhan rakyatnya dan juga menjadikan wilayahnya menjadi negara yang makmur dan kaya akan sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Maka,keberadaan teknologi dan kemajuan zaman, membuat aliran uang masuk ke kas negara bisa dilakukan dengan berbagai hal, seperti pengenaan pajak terhadap perusahaan,dunia bisnis,perindustrian,media dalam negeri,pariwisata dan banyak hal lainnya yang bisa dijadikan menjadi fulus bagi negara.

Namun, ada satu hal yang kurang diperhatikan oleh negeri ini,yaitu dunia olahraganya. Kenapa seperti itu?,Negara ini memiliki Penduduk yang sangat besar atau bisa dibilang sebagai negara dengan penduduk paling banyak urutan keempat di dunia. Di dunia olahraga,Indonesia sangat tertinggal jauh dari negara-negara lain, seperti halnya sepakbola. Sepakbola Indonesia sangat buruk prestasinya jika dibandingkan dengan negara-negara besar seperti China,Amerika maupun dengan negara-negara di Eropa sana. 

Anehnya lagi, mengapa kita sebagai negara yang berpenduduk terbesar keempat didunia tidak bisa menerbitkan orang-orang yang ahli dalam bermain sepakbola. Karena jika dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki prestasi mentereng di dunia olahraga terkhusus sepakbola mereka hanya memiliki penduduk seperlima bahkan sepersepuluh dari jumlah penduduk di Indonesia. 

Sebut saja seperti negara-negara di Eropa sana yaitu Negara Italia,Jerman,Perancis dan juga Inggris. Negara-negara tersebut tidak memiliki penduduk sampai setengah jumlah penduduk Indonesia. Sudah sepantasnya kita merenung akan hal ini,karena mengingat kita merupakan bangsa yang besar,tidak pantas kita untuk disepelekan oleh negara-negara yang lebih kecil dari kita.

Indonesia sendiri berada di peringkat 126 dari 188 negara di dunia yang tercatat oleh FIFA (Federation International Football Association). Mengapa bisa sebegitu buruk negeri ini dalam hal sepakbola?. Hal yang harus kita sorot adalah kinerja dari Lembaga-lembaga yang mengurus dan menanggungjawabi akan sepakbola. Lembaga yang mengurus akan bidang sepakbola merupakan Lembagas PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Lembaga ini merupakan Lembaga bentukan pemerintah yang menjaga nama baik Indonesia di kancah Internasional dalam bidang sepakbola. Namun, bagaimana dengan kinerja dari Lembaga ini? mengapa negara sebesar Indonesia tidak bisa menemukan orang orang terbaik yang bisa mengolah si kulit bundar.

Jika kita melihat bagaimana negara-negara maju bisa mendapatkan fulus dari dunia olahraga, bukan tidak mungkin negara Indonesia juga bisa melakukan hal tersebut. Ada hal-hal yang kurang di perhatikan oleh pemerintah maupun PSSI dari bidang Olahraga sepakbola. Seperti negara Spanyol misalnya, yaitu memiliki kualitas sepakbola yang sangat hebat dan sangat jauh kualitasnya dibandingkan dengan Indonesia. Negara tersebut memiliki pemasukan yang sangat besar dari dunia persepakbolaan. 

Pemasukan tersebut didapatkan dari pajak akan klub-klub sepakbola yang berada di bawah naungan federasi sepakbola spanyol,hak siar untuk media, pemabangunan infrastruktur pusat olahraga,Datangnya turis mancanegara yang di dominasi oleh penggemar klub klub kebanggaannya dan lainnya.

Melihat akan hal itu, dunia olahraga di Indonesia ini tidak bisa di anggap remeh,karena bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar dan bisa membantu untuk meningkatkan ekonomi negara,apalagi di masa virus COVID-19 seperti saat ini. Kita bisa meniru negara-negara maju yang memiliki kualitas dan prestasi hebat dalam bidang Olahraga. 

Namun,semua itu tergantung terhadap Lembaga yang mengurus bidang itu sendiri yaitu PSSI. PSSI harus memiliki terobosan-terobosan hebat agar bisa mencapai tujuan-tujuan yang sebelumnya dijelaskan tadi.

Solusi yang dapat dilakukan agar kualitas Lembaga maupun Institusi Olahraga Indonesia bisa mendapat tempat di kancah Internasional adalah dengan meniru metode ataupun sistem yang sudah diterapkan oleh negara maju. Sistem yang dimaksud disini adalah dengan menerapkan system Akademi Sepakbola sejakdini kepada anak berusia 10-15 tahun. 

Negara-negara maju sudah sejak lama melakukan metode seperti ini. Ini memiliki dampak yang sangat signifikan apabila diterapkan dengan baik. Kita tahu bahwa keberadaan akademi sepakbola di Indonesia bisa dihitung dengan jari atau bisa dibilang sangat sedikit. Ini sangat berbanding terbalik dengan jumlah anak yang berusia 10-15 tahun di Indonesia ada sekitar 19 juta jiwa, dan 47% diantaranya adalah memiliki gender laki-laki. Maka dari itu, dengan memperbanyak akademi sepakbola maupun akademi olahraga lainnya di negara ini,diharapkan dapat menjadi solusi untuk permasalahn keterpurukan bidang olahraga di Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN