Mohon tunggu...
Ang Tek Khun
Ang Tek Khun Mohon Tunggu... Freelancer

Alumni Psikologi (Ubaya), suka membaca narasi dan visual storytelling, hanya menulis hal-hal yang menggerakkan hati dan menggairahkan pikiran, dituturkan populer dari sudut psikologis, tentang hidup keseharian. Menulis di Instagram @angtekkhun1 dan mencuit di @angtekkhun & @ceritakhun

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

"Grebeg Lebaran" Jogja Membuktikan Kaesang Bukan Raja Pisang

25 Mei 2019   17:46 Diperbarui: 25 Mei 2019   18:04 0 5 3 Mohon Tunggu...
"Grebeg Lebaran" Jogja Membuktikan Kaesang Bukan Raja Pisang
Foto: @angtekkhun

Twitter Twitter yang baik
Tunjukkanlah sihir magicmu
Agar sukses menghampiriku

Media Sosial kerap menunjukkan sihirnya. Dalam perjalanan panjang orang-orang yang merawatnya, kerap terjadi magic moment. Ia melejitkan pelaku atau konten yang diunggahnya hingga ke tataran yang tak terkira. Setidaknya, itulah yang rajin dilakukan oleh Kaesang Pangarep melalui akun Twitter @kaesangp

Di akun ini, Kaesang paling sigap membangun impression dan engagement yang berujung bukan hanya membangun branding produk, melainkan juga menjadi kanal rilis untuk hal-hal baru. Di sinilah ia getol memasarkan pisang (bukan digoreng, koreksinya berkali-kali, melainkan pisang nugget). Para pembelinya kemudian membuat unggahan laporan dan antre untuk mendapatkan keberuntungan direspons.

Sang Pisang Kaesang raja pisang? Boleh saja sih anak muda dengan insting bisnis yang tampak natural ini mengaku begitu. Namun, "Grebeg Lebaran" di Jogja membuktikan bahwa Kaesang, maaf, tidak berkibar di sini. Perempuan muda bernama Amalia Galuh Yuniarti unjuk gigi dan gigih di sini. Dari tangannya, perempuan muda 25 tahun ini meluncurkan Pisang Lumer. Jenis jajanan unik dalam kemasan kategori siap goreng ini, menemani Kebab dan Cireng buatannya.

Wedang Uwuh Pawon Sentono (Foto: @angtekkhun)
Wedang Uwuh Pawon Sentono (Foto: @angtekkhun)

Mahasiswa Bisa Apa? Amalia Bisa!

Amalia dan semua jenis produk yang dilakoninya seorang diri ini itu, saya temukan bagai permata yang terseumbunyi saat menengok perhelatan bertajuk "Grebeg Lebaran" yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UKM DI Yogyakarta bertempat di Alun-alun Sewandanan Pakualaman. Ekspo ini berlangsung 24-25 Mei 2019 pukul 10.00-17.00 WIB. Jika Anda penasaran, tengok saja situs webnya di Pawon Sentono ini.  Dalam usia belia, saat masih berstatus mahasiswa, Amalia merintis semua ini dan menemukan magic moment.

Desakan kebutuhan uang kuliah membuat Amalia bergerak keluar dari zona nyaman. Wedang Uwuh adalah produk rintisannya. Ia kelayapan seorang diri, mencari langsung ke sumber-sumber bahan, kemudian mengemasnya secara elegan. Ia menyebutnya oleh-oleh khas Jogja. Posting pertamanya di akun Instagram @wedanguwuhsentono bertitimangsa 6 Mei 2016.

Amalia dan buah karyanya (Foto: @angtekkhun)
Amalia dan buah karyanya (Foto: @angtekkhun)

"Selamat pagi, menjemput rezeki dulu pagi2 mengemas wedang uwuh dan tetap semangattt," tulisnya di Feed IG pada 7 Mei 2016. Lebih setahun kemudian, Amalia meluncurkan "Holding Brand" di Instagram yang diberinya nama @pawonsentono. Tawarannya sudah berkembang. Selain Wedang Uwuh, ia menyediakan Manisan Jahe, Manisan Kunir Putih, Jahe Instant, Kunir Putih Instant, dan Sambel Pecel.

Sebagai informasi, Pawon Sentono menyabet juara pertama dalam even Gelar Potensi Ekonomi Kreatif dengan tema "Kuliner Khas Jogja" yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Yogyakarta. Menjumpai Amalia, Anda akan dibuat terkejut. Bagaimana ia merancang kemasan secara profesional, bagaimana ia dengan nalurinya membuat "merek induk", sejak dini dan terus hingga sekarang menggarap digital marketing sederhana, hingga mengemban tugas mengantarkan sendiri dagangannya ke pembeli tertentu. Spirit Fantastis!

Cireng dan Kebab Pawon Sentono (Foto: @angtekkhun)
Cireng dan Kebab Pawon Sentono (Foto: @angtekkhun)

Bananania, Kripik Pisang Siap Merambah Dunia

Satu lagi produk yang bisa membuat Kaesang geleng-geleng kepala. Pisang yang ini, dalam wujud kripik. Namun diberi nilai tambah sesuai selera. Mula-mula dalam kemasan sederhana, tetapi kini Bananania rintisan Ibu Sofyani asal Jogja, telah tampil sangat modern. Kemasannya siap menjelalah pasar global tanpa "rendah diri".

Di stan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), Anda akan menjumpai Banania dalam 4 varian, yaitu Chocolate Classic, Cheese, Balado, dan Barbeque. Namun berdasarkan informasi Putri, staf Bananania, ada dua varian lagi yang telah diproduksi dan beredar, yaitu Honey dan Original. Lihatlah cara penamaan varian ini dalam bahasa Inggris. Akan langsung dipahami secara luas dan mendunia.

Variasi varian Bananania (Foto: @angtekkhun)
Variasi varian Bananania (Foto: @angtekkhun)

Usia Bananania Kripik Pisang ini tergolong belia, tetapi bergulir dengan pesat. Dirintis sejak Maret 2019, kini Bananania telah masuk ke satu jaringan mini market lokal Jogja dan terdistribusi ke berbagai kota di Indonesia. Apa rahasianya? Penjualan online dan Reseller! Fans penjualan online ini yang memberikan banyak masukan, termasuk dalam melahirkan varian-varian baru. Sementara armada Reseller dari penjuru Indonesia, membuat Bananania membahana ke mana-mana.

Apa saja ranah online yang dirambah oleh Bananania? Sangat memadai! Coba saja Anda tengok tampilan situs webnya di Kripik Bananania ini serta akun Instragram @bananania_jogja Selain itu, Bahanania juga tersedia di lapak online nasional seperti Shopee dan Tokopedia.

Kripik Bananania kini dalam 6 varian rasa (Foto: @angtekkhun)
Kripik Bananania kini dalam 6 varian rasa (Foto: @angtekkhun)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2