Mohon tunggu...
Muhammad Saleh
Muhammad Saleh Mohon Tunggu... ASNeurship

Share Your Knowledge For Better Life

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Mamuju Mengajar Gelar Bedah Buku UNBOSS

20 September 2019   14:21 Diperbarui: 20 September 2019   14:24 0 0 0 Mohon Tunggu...
Mamuju Mengajar Gelar Bedah Buku UNBOSS
Dokumentasi pribadi

Kamis, 19 September 2019 Gerakan Mamuju Mengajar menggelar bedah buku 'UNBOSS, Bagaimana Seharusnya Kita Memimpin di Era Digital' karya Lars Kolind dan Jacob Botter di Resensi Cafe Mamuju

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh gerakan Mamuju mengajar setiap 3 bulan di Mamuju dengan melaksanakan kelas sharing dari para pakar dan expert diberbagi bidang ilmu

"Saya memberikan apresiasi atas penghargaan mengundang saya sebagai pembedah buku UNBOSS ini. Buku ini sangat luar biasa dan saya akan membedahnya dengan menggunakan metode Balanced Scorecard," kata Suyuti Marzuki  yang didaulat sebagai pembedah tunggal buku best seller ini.

Menurut Suyuti yang juga salah satu dosen pakar Universitas Indonesia mengatakan bahwa UNBOSS memberikan penekanan kepada kita semua bahwa kita harus terbiasa keluar dari pola dan kebiasaaan organisasi yang selama ini dijalankan. Buku ini sangat luar biasa dari A-Z. Namun disatu sisi terdapat kekurangan pada buku ini karena peta tidak menentukan pada level mana buku ini seharusnya diterapkan.

UNBOSS sendiri merupakan buku yang banyak mengulas apakah gaya kepemimpinan lama masih tepat digunakan di zaman digital ini? Selain itu buku Unboss menjawab dengan amat tegas: Tidak! Generasi sekarang, entah disebut generasi digital atau milenial, membutuhkan jenis kepemimpinan baru yang sesuai dengan mereka dan dunianya.

Unboss adalah konsep kepemimpinan baru dalam cara bekerja dan berorganisasi kia, agar relevan dengan kebutuhan zaman. Di mana pun dan kapan pun Anda memulai, buku ini adalah pintu masuk yang pas untuk mendapatkan ide-ide inovatif yang mengejutkan, radikal sekaligus bisa mengadaptasikan organisasi atau perusahaan Anda dalam perspektif generasi milenial.

Suyuti Marsuki dalam statementnya juga menekankan bahwa di kalangan para pakar organisasi modern, sudah mengakui dan tentu sdh melalui penelitian secara mandalam bawah kemajuan dunia bergerak lbh cepat daripada kemampuan organisasi beradaptasi dan menyesuaikan strategi2 baru atas tuntutan kemajuan yg ada.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x