Kholil Rokhman
Kholil Rokhman swasta

Berusaha menyelami sederhana. Suka yang berbau Timnas Sepak Bola Argentina.

Selanjutnya

Tutup

Bola highlight headline

Inggris, Guru dan Musuh Sepak Bola Argentina

10 Agustus 2017   22:29 Diperbarui: 11 Agustus 2017   09:54 818 2 0
Inggris, Guru dan Musuh Sepak Bola Argentina
Sumber foto: getty image

Pada abad 19, sebanyak 10 ribu Britania Raya ada di Argentina. Sama dengan orang Britania Raya di belahan dunia lain, mereka di Argentina memperkenalkan sepak bola. Pada 20 Juni 1867, ada pertandingan sepak bola pertama di Argentina. Adalah para pekerja kereta api asal Inggris yang bermain. Mereka dibagi menjadi dua, tip putih dan merah. Mereka dibedakan dari topi yang mereka pakai. 

Adalah Alexander Watson Hutton yang kemudian dikenal sebagai bapak sepak bola Argentina. Dia adalah orang Skotlandia (bagian dari Britania Raya) yang mengajar sepak bola di Sekolah St Andrew's Scots di Buenos Aires. Hutton menjadi bagian penting perkembangan awal sepak bola di Argentina. 

Namun, masa lalu hanya menjadi masa lalu. Saat dunia terus berputar, ada gesekan antara Argentina dengan Inggris. Gesekan ini lebih karena peperangan memperebutkan Pulau Malvinas yang ada di ujung Argentina. Peperangan tahun 1982 itu menahbiskan  bahwa pulau itu milik Inggris dan bukan Argentina. 

Sejak saat itu, pertarungan Argentina melawan Inggris menjadi partai yang panas. Berikut beberapa pertemuan panas antara kedua negara. 

Piala Dunia 1986

Di Piala Dunia 1986, Inggris dikadali oleh Diego Maradona. Pemain ini membuat gol menggunakan tangannya. Parahnya, wasit asal Tunisia Ali Bin Nasser mengesahkan gol Maradona di menit 50. Laga Argentina vs Inggris itu terjadi di babak 8 besar. 

Tapi Maradona tetap Maradona. Sekalipun dia cacat di laga itu, dia juga mampu membuat pencapaian spektakuler di partai panas tersebut. Melewati beberapa pemain Inggris, Maradona membuat gol kedua ke gawang Peter Shilton. Itu adalah salah satu gol terbaik dalam sejarah piala dunia. Inggris hanya bisa memperkecil kedudukan melalui Gary Lineker di menit 80. Inggris tumbang 1-2 dan Argentina melenggang. Seperti diketahui, Argentina akhirnya jadi juara Piala Dunia 1986. 

Piala Dunia 1998

Setelah 12 tahun berselang, Argentina kembali bertemu Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 1998. Saat itu, kedua tim bermain imbang di waktu normal. Skor adalah 2-2. Namun, di waktu normal itu ada adegan yang tak akan pernah dilupakan oleh bintang Inggris, David Beckham. 

Pemain sayap itu dapat kartu merah usai kakinya menyenggol kaki Diego Simeone. Provokasi pemain Argentina pun membuat Inggris kehilangan satu pemain. Di babak adu penalti, Argentina menang. Argentina lolos ke babak 8 besar. Usai pertandingan, media di Inggris mencemooh Beckham sebagai pemain tak berguna.

Piala Dunia 2002

Empat tahun berselang, giliran Beckham yang jadi pahlawan. Saat Inggris bertemu Argentina di babak grup, Beckham membuat satu gol melalui tendangan penalti. Itu adalah satu-satunya gol dalam laga tersebut. Inggris menang dan membuat Argentina makin berat lolos ke babak gugur. Sekadar diketahui di Piala Dunia 2002, Argentina tak bisa masuk babak gugur karena kalah bersaing dengan Inggris dan Swedia. (*)