Mohon tunggu...
Kholilul Rohman Ahmad
Kholilul Rohman Ahmad Mohon Tunggu... Publikasi merdeka dan beradab

Suka menulis, membaca, dan fotografi. Tinggal di Jakarta dari Magelang Jawa Tengah. Menulis menyimpul kata-kata, yang terucap menjadi tertulis, agar indah dan riang gembira.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Mengapa Warga NU dan Santri Wajib Bela NKRI? Inilah Jawabannya!

8 Januari 2020   18:32 Diperbarui: 8 Januari 2020   18:34 29 1 0 Mohon Tunggu...

Tempuran, Magelang -- Warga Nahdlatul Ulama dan kaum santri harus percaya diri tunjukkan jati diri sebagai warga negara kuat, tangguh, dan istiqamah dalam membela negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebab, bangkit dan terpuruknya Indonesia sangat tergantung pada perjuangan dan kesanggupan kaum santri dalam upaya
membela dan mempertahankan negara NKRI.

"Kita sebagai kaum santri memang sudah ditaqdirkan sebagai penyangga keutuhan NKRI. Mau tidak mau kenyataannya begitu," kata Luqman Hakim di depan ratusan warga nahdliyin, di Magelang, 5/01.

Dikatakan, sejak Indonesia mempersiapkan kemerdekaan, merebut kemerdekaan, hingga mempertahankan kemerdekaan selalu terdapat andil besar kaum santri, para kiai, dan alim ulama di dalamnya.

Namun kiprah dan kontribusi para santri tidak banyak dicatat oleh sejarahwan, itu lain soal. 

Maka dari itu, katanya, salah satu tugas pentingnya adalah percaya diri secara tegas bahwa kaum santri adalah kontributor penting bagi tegaknya NKRI.

"Hari Santri sudah disahkan oleh negara sebagai hari nasional kita. Latar belakangnya peristiwa Resolusi Jihad tahun 1948. Di sini bukti kita pemilik sah negara ini. Ayo kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif," tegasnya.

Pemikiran tersebut disampaikan Anggota Fraksi PKB DPR RI Luqman Hakim SAg dalam kegiatan pertemuan silaturrahim keluarga besar warga Nahdlatul Ulama di Pesantren Interpreneur, Meteseh, Tempuran, Magelang, 5/01 siang.

Kegiatan Reses Wakil Rakyat

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPC PKB Kab Magelang H Suwarsa, Wakil Ketua DPRD Mahmud, dan beberapa anggota DPRD lainnya.

Terlihat hadir juga Satkorcab Banser Ansor Sularno dan anggota-anggotanya. Para Pengurus PAC PKB dan MWC NU se
Kabupaten dan Kota Magelang ikut hadir dalam acara reses Anggota DPR RI Daerah Pemiliahan Jawa Tengah VI tersebut.

Luqman Hakim Anggota DPR Fraksi PKB periode 2019-2024 gelar kegiatan reses pertama ini juga di Kretek, Wonosobo 2/01, Parakan Temanggung 3/01, dan Purworejo 04/01.

Alumni pondok pesantren pengelola madrasah-madrasah di desa dan dusun ikut diundang dalam acara silaturrahim ini.

Kesempatan reses mendatang Luqman Hakim akan lebih banyak melibatkan kelompok masyarakat professional agar kebermanfatan aspirasionalnya sebagai wakil rakyat lebih merata.

"Karena ini kegiatan pertama ya masih banyak pokmas belum diundang. Reses berikutnya akan kami undang kalangan petani, peternak, pekebun, perajin, dan wirausahan penggerak ekonomi rakyat," tuturnya.

Dokpri
Dokpri
Santunan Anak Yatim
Sebelum kegiatan reses di Meteseh, Luqman Hakim menggelar aksi santunan anak yatim di Pondok Pesantren Mambaul Quran Karanggeneng Payaman Magelang asuhan KH Muzakki Saifurrochman dan Nyai Hj Rochmatul Ummah.

Acara yang dihadiri anak-anak yatim Desa Payaman dan sekitarnya tersebut berjalan lancar berkat bekerjasama dengan ibu-ibu Muslimat NU.

Acara utama bersama anak-anak yatim adalah doa bersama birrul walidain dipimpin oleh Kiai Muzakki.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan santunan Bapak Luqman Hakim kepada anak-anak kami. Semoga Bapak Luqman dan keluarga senantiasa diberkati kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam menjalankan amanat sebagai wakil rakyat," kata Ketua PAC Muslimat NU Secang, Hj Koniah Ahmad Khafidz. (kholilul rohman ahmad / muhamad achadi)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x