Mohon tunggu...
Khoirul Taqwim
Khoirul Taqwim Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Peneliti Tentang Kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Luka Sepak Bola

23 November 2022   02:00 Diperbarui: 23 November 2022   02:11 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com


Aku terluka saat melihat sepak bola
Saat jagoanku terkapar di tengah lapangan kejuaraan
Dia yang kuharapkan menang saat bertarung di stadion
Namun apa daya lawan lebih tangguh dari bayanganku

Luka sepak bola
Membuat rasa ini susah tidur malam
Membayangkan jagoanku dibantai lima gol tanpa balas
Aku hanya bisa sambat
Mau di apa jika luka sepak bola
Sudah masuk di ruang hatiku
Hingga aku sulit melepaskan luka sepak bola
Karena jagoanku di pecundangi lawan

Luka sepak bola
Membuat aku tidak enak makan
Hingga terbawa bayangan kekalahan menyelimuti nalarku
Namun kuberusaha menguatkan hatiku
Supaya luka sepak bola segera berakhir

Luka sepak bola
Membuat hati sedih menggulita
Aku tak berdaya melihat jagoanku di bantai di tengah lapangan
Lima gol tanpa balas
Membuat hatiku terluka
Memenuhi ruang kesedihan ku ini hari

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun