Mohon tunggu...
Khoirul Taqwim
Khoirul Taqwim Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Peneliti Tentang Kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perjanjian Pranikah

15 Agustus 2022   15:07 Diperbarui: 15 Agustus 2022   15:24 258
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Perjanjian pranikah hanya buang-buang waktu semata

Maka tanyakan kepada hatimu

Pentingkah pranikah bagimu?

Kalau engkau masih ada kata ragu tentang masa depan pernikahanmu

Bisa saja itu menjadi solusi atas keraguan jiwamu

Tetapi bila nikahmu sudah engkau pasrahkan kepada Tuhan

Biarkan saja pernikahan mengalir selaksa air sungai dari hulu kehilir

Lalu menuju pada titik muara terakhir

Perjanjian pranikah

Tidaklah penting bagi mereka yang sudah memasrahkan pernikahan kepada Sang maha pemilik ketetapan

Maka pernikahan biarlah berjalan bersama waktu yang di takdirkan Ilahi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun