Mohon tunggu...
Khansa Mufida
Khansa Mufida Mohon Tunggu... Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jurusan PIAUD

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Welcome to Indonesia!

19 Maret 2020   20:36 Diperbarui: 19 Maret 2020   20:48 6 0 0 Mohon Tunggu...

COVID-19 atau yang lebih kita kenal dengan Virus Corona yang sekarang ini sedang merajalela di seluruh dunia yang berawal dari Wuhan China merambat ke negara negara lain seperti korea, jepang, amerika, malaysia, singapura, arab dan negara lainnya. terutama Indonesia yang akhirnya ada salah satu warganya terjangkit virus corona yang berawal dari WNA jepang positif corona, WNA tersebut berinteraksi dengan 2 orang WNI Indonesia yang berasal dari Depok, Jawa Barat, Hal ini di umumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2/03/2020.

Indonesia yang awalnya memiliki 2 kasus virus corona hari demi hari semakin naik, 19/03/2020 menjadi 309 kasus terinfeksi virus corona 25 meninggal karena virus corona dan total 15 orang sembuh dari virus corona. dari kasus tersebut Indonesia menjadi negara tertinggi di ASEAN, dari WHO pada tanggal 19/03/2020 jumlah kasus yang terinfeksi di Malaysia saat ini memang yang paling tinggi di ASEAN yaitu mencapai 673 orang. 

Jumlah ini cukup besar tetapi kasus kematian di Malaysia tercatat ada 2, dan di singapura kasus terinfeksi COVID-19 ada 313 dan belum ada laporan kematian. Lalu di Filipina tercatat 187 kasus COVID-19 dan 14 kematian, negara Thailand ada 212 kasus COVID-19 dengan 1 kematian, di Vietnam tercatat 66 kasus COVID-19 dan belum ada korban yang meninggal, di Brunei Darussalam tercatat 56 kasus dan belum ada korban meninggal, dan Kamboja dilaporkan tercatat 35 kasus COVID-19 dan belum ada korban meninggal. dilihat dari data tersebut Indonesia memang negara tertinggi di ASEAN dengan korban meninggal akibat virus corona. 

Pemerintah Indonesia sudah melakukan sterilisasi dibeberapa daerah dan Presiden sudah mengumumkan untuk para pelajar, mahasiswa, pekerja libur selama 2 minggu dan tidak diperbolehkan keluar rumah kecuali untuk membeli bahan makanan dan obat obatan untuk meminimalisir tertularnya virus corona ini di Masyarakat Indonesia.  

Tetapi perlu kalian tau, libur selama 2 minggu itu digunakan oleh warga +62 untuk berlibur di tempat wisata, bukannya tetap stay didalam rumah. berlibur ke tempat wisata itu akan menambah kasus terinfeksinya COVID-19 di Indonesia karena kita akan berinteraksi dengan banyak orang dan kita tidak tau apakah salah satu dari mereka ada yang sudah terinfeksi COVID-19 atau tidak. 

dan juga masalah masker dan hand senitizer yang harganya melonjak naik gara gara virus ini, tidak seharusnya mereka yang menjual masker dan hand sanitizer menaikkan harga sesuka hati mereka. masalah masker yang ada di apotek, mini market, supermarket dan ditoko toko kecil yang habis, ingat yang sehat tidak perlu memakai masker yang wajib memakai masker hanya orang orang yang sakit yang daya tahan tubuhnya rendah karna mereka yang mudah terinfeksi virus corona.

Kita orang yang sehat tidak perlu memakai masker cara agar kita tidak terinfeksi selalu cuci tangan setelah memegang benda benda yang sering di pegang banyak orang seperti gagang pintu, pegangan tangga dan lain lain juga mencuci tangan setelah kontak dengan orang lain, jika berbicara dengan orang berbicaralah dengan jarak sekitar 1 meter, lalu hindari menyentuk mata, hidung dan mulut, saat bersin harus menutup mulut kalian agar virus tidak menyebar, jika kalian mengalami demam, batuk, dan sulit bernafas segeralah periksa kedokter atau rumah sakit agar jika ternyata terinfeksi virus corona cepat ditangan oleh dokter.

 Intinya jaga kebersihan diri kalian dan juga jaga kebersihan lingkungan, jangan panik masalah kasus virus corona yang tiap harinya semakin naik di Indonesia. cukup ikuti aturan yang pemerintah sampaikan, gunakan libur 2 minggu ini dengan mengisolasi diri dirumah agar meminimalisir terinfeksinya virus corona di Indonesia. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x