Mohon tunggu...
Khalis Tanjung
Khalis Tanjung Mohon Tunggu... profil dan akun sama

dari dulu sampai sekarang semoga kedepan baik

Selanjutnya

Tutup

Keamanan

Jati Diri

22 Oktober 2020   06:57 Diperbarui: 22 Oktober 2020   07:39 14 4 0 Mohon Tunggu...

Adanyaya bentuk konflik kepentingan di laut Natuna utara atau perairan Asia tenggara yang melibatkan negara China sebagai pemain utama tentu lah banyak negara yang mengganggap china sebagai kekuatan yang ingin menguasai mempengaruhi (hegemoni) dunia sehingga Amerika tidak mau kehilangan atau sedikit banyaknya melibatkan diri kepada kondisi tersebut apalagi di bentuk koalisi militer Five Eyes pada: Australia, Canada, selandia-baru, Inggris-raya dan Amerika sendiri dalam menghadapi kemungkinan terjadi konflik yang lebih besar dengan kekuatan pangkalan militer yang tersebar dan pengaruh kuat di Lautan samudra pasifik mereka dapat melakukan koordinasi dengan cepat bila ada konflik terbesar itu.

Meskipun demikian beda sedikit dengan Rusia bekas pemimpin Uni-soviet sebagai negara tentu memiliki kekuatan militer yang dianggap kuat tidak ingin nampak melibatkan diri secara nyata seolah olah tenang tidak melibatkan diri dengan negara china dan pemimpin Rusia pun tidak membuat hambatan apapun terhadapnya dan kepada china dalam kampanye percaturan dunia. 

Rusia ingin bekerja sama dengan negara jepang, korea atau negara-negara Asean tentunya, bahkan dengan pemerintahan Amerika pun  tidak memperlihatkan diri sebagai pusat perhatian dunia seperti halnya Amerika dan sekutunya. Negara jepang yang kalah dalam perang dunia tentu tentu tidak mau kehilangan pengaruh dalam percaturan atau pengaruh di kawasan Asia tenggara itu. apakah ekonomi atau Militernya, tidak tinggal diam melihat keadaan itu Dia sedang berusaha melakukan berbagai terobosan kerja-sama dengan negara-negara dikawasan tersebut. 

Sedangkan Indonesia sebagai negara yang sangat strategis di wilayah itu terlihat bahwa banyak pihak ingin indonesia menjadi sekutu dan bisa diajak kerjasama koalisi militer seakan akan dijadikan teman akrab tetapi tidak menentu demi kepentingan hegemoninya saja, mereka hanya sekedar mitra kerja sama agar kepentingan negara negara itu terwujud. 

Sebagai negara yang merdeka berdaulat tentu ketahanan dan pertahanan bangsa sangat di harapkan dalam melihat situasi terkini. Rasa kebersamaan dalam bentuk kesabaran berjuang menempuh penderitaan dan keyakinan diri adalah jati diri bangsa akan membentuk bela bangsa atau pertahanan itu, jati diri itu perlu ditumbuhkan dalam diri seseorang agar bisa memberi pandangan hidup yang bisa berupa idiologi atau kemantapan diri sebagai bangsa.

Bukan hanya sebagai bela negara tetapi lebih dari itu bagaimana diri kita mempunyai kemampuan untuk dapat hidup sebagai manusia yang sempurna yang sebagai tuntunan kehidupan berikutnya untuk generasi ke generasi, tercatat dalam sejarah bagaimana pahlawan seperti Sultan Hasanudin, pangeran diponegora dan banyak lagi pahlawan-pahlawan lainya menampakkan diri sebagai jati diri yang sesunggunya bukan hanya kisah-kisah heroik yang dipertontonkan tetapi lebih dari itu semangat pengabdian berkorban dari keyakinan yang lurus agar bisa menjadi manusia mandiri bebas dari pengaruh akan zone nyaman hanya materi sesaat tetapi nilai dan makna kehidupan yang dirampas dan terhempas dalam kubangan kehinaan diri pada penghambaan tuan tuan yang selalu dipertontonkan oleh perampok kemanusia itu, jati diri manusia harus di kembalikan pada tuntunan rel yang sebanarnya dengan memberi pendidikan dan pencerahan, memang kebutuhan manusia sangatlah banyak bukan hanya

VIDEO PILIHAN