Mohon tunggu...
Khairina Sabila
Khairina Sabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Mengenal Tanaman Tembakau dari Sisi Positifnya

22 September 2022   21:09 Diperbarui: 22 September 2022   21:15 32 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Tembakau (Nicotiana tabacum L.) merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan untuk bahan baku rokok. Kata tembakau sudah melekat sekali dengan rokok sehingga banyak orang yan mengira tembakau hanya digunakan sebagai bahan baku rokok. Tembakau juga banyak menjadi kontroversi di kalangan masyarakat karena dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi kesehatan. Dampak negatif yang dapat ditimbulkan diantaranya penyakit jantung, kanker paru-paru, sesak nafas, penguningan pada gigi, kerusakan jaringan pada tubuh, penurunaan kemampuan pada indera pengecap, leukoplakia dan risiko kanker pada mulut.  Dari banyaknya sisi negatif tembakau banyak orang yang menghindari untuk menggunakan produk yang berasal dari tembakau.

Tidaklah adil jika melihat dari sisi negatifnya saja, di sisi lain tembakau juga memiliki manfaat atau sisi positifnya. Menurut dari penelitian yang telah dilakukan, daun tembakau memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai obat kumur untuk pencegahan penyakit karies gigi dan penyakit periodontal. Kemudian, daun tembakau dapat digunakan sebagai penyembuhan luka bakar. Selain itu, ekstrak daun tembakau juga dapat dijadikan insektisida yang digunakan untuk pengendalian penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Berikut merupakan pemanfaatan dari tanaman tembakau :

  • Daun tembakau sebagai obat kumur:

Daun tembakau memiliki kandungan aktif yaitu golongan fenol seperti flavonoid, golongan alkaloid berupa nikotin, golongan saponin seperti steroid dan juga minyak atsiri berupa terpenoid. Pada daun tembakau terdapat kandungan antijamur dan antibakteri yaitu pada kandungan alkaloid memiliki sifat yang antibakteri dan kandungan flavonoid yang memiliki sifat sebagai antijamur. Dari kedua kandungan tersebut, daun tembakau dapat bekerja secara efektif dalam membunuh bakteri dan jamur yang sering ada pada rongga mulut. Daun tembakau memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis serta daya antijamur pada Candida albicans sehingga daun tembakau dapat berpotensi sebagai obat kumur.

  • Tembakau sebagai obat penyembuhan luka bakar

Daun tembakau yang kaya akan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol, dan minyak atsiri dalam bentuk nikotin memiliki kegunaan yang efektif dalam mengobati luka. Biasanya masyarakat menggunakan daun tembakau dengan cara dilumatkan lalu ditempelkan pada permukaan kulit yang luka. Daun tembakau ini memiliki sifat anti-inflamasi, mampu membantu mencegah pendarahan, dan menyembuhkan luka.

  • Tembakau sebagai insektisida untuk pengendalian penyakit DBD

Penyakit DBD banyak sekali terjadi di kalangan masyarakat. Penyakit ini disebabkan karena virus yang dibawa atau disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pencegahan terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar nyamuk tidak dapat berkembangbiak.  Selain itu, dapat dilakukan pengendalian terhadap vektor tularnya, yaitu dengan penggunaan insektisida. Kandungan alkanoid (nikotin) yang ada pada daun tembakau dapat menjadi efek racun bagi serangga (hama) seperti larva nyamuk Aedes aegypti. Nikotin yang ada merupakan racun syaraf yang bereaksi cepat dan dapat bekerja sebagai racun kontak pada larva Aedes aegypti. Dengan begitu, daun tembakau dapat dijadikan sebagai insektisida yang efektif. Penggunaan daun tembakau sebagai insektisida juga ramah lingkungan karena dapat dengan mudah teruai. Dengan adanya pengendalian vektor tularya yaitu larva Aedes aegypti maka penyakit DBD dapat dikendalikan juga.

Dari ulasan di atas dapat kita lihat bahwa tanaman tembakau tidak hanya memiliki sisi negatif tetapi juga terdapat sisi positif. Ternyata tanaman tembakau dapat dibuat menjadi produk yang bermanfaat untuk kita seperti ketiga produk di atas yaitu sebagai obat kumur yang dapat mencegah penyakit karies gigi dan penyakit periodontal, sebagai obat penyembuh luka, dan sebagai insektisida yang digunakan untuk pengendalian penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Daftar pustaka :

Dalimartha.S.(2001). Atlas tumbuhan obat Indonesia. Jilid 1. Jakarta: Penerbit Swadaya.

Hendarto,Riria. Izzati Barid, Banun. (2014). Daya Hambat Ekstrak Daun Tembakau  terhadap Pertumbuhan Mikroba Rongga Mulut. Stomatognatic (J. K. G Unej). Vol. 11 No.2 2014: 27-31

Wahyuni,Sri. (dkk). (2018). Efektivitas Ekstrak DaunTembakau (Nicotiana tabacum L) dari Semarang, Temanggung, dan Kendal Sebagai Larvasida Aedes aegypti L. BALABA Vol.14No.1: 23-30

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan