Mohon tunggu...
khadeeja
khadeeja Mohon Tunggu... eja

hai

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Melawan Hoaks di Era Digital

20 Oktober 2019   15:40 Diperbarui: 20 Oktober 2019   15:42 0 0 0 Mohon Tunggu...

Haiii guysss...! Bagi yang pertama kali baca artikel saya, perkenalkan nama saya Eja. Di artikel kali ini saya akan membahas tentang "Melawan Hoax di Era Digital". 

Nah hoax ini bahaya loh bagi keberlangsungan hidup kita terutama di dunia maya atau di sosial media. Di sini semuanya pasti tau dong hoax itu apa, menurut kalian hoax itu bahaya gak sih..? Nah bagi yang gatau hoax itu apa, hoax itu berita atu suatu hal yang belum tentu pasti benar atau bisa disebut berita palsu. Hoax ini bisa menyebabkan pro dan kontra, hoax juga banyak membuat orang menjadi bingung sebenarnya siapa sih yang benardan yang salah? Setau saya nih, kebanyakan dari orang Indonesia tuh suka termakan sama yang namanya berita hoax, dikit dikit pasti percaya sama berita hoax dan langsung disebarluaskan ke temen-temennya atau ke keluarganya. Kebanyakan dari orang Indonesia juga gampang terbawa keadaan atau emosi setelah membaca berita hoax tersebut sehingga Ia bisa melakukan hal yang seharusnya tidak dia lakukan ya karena yang dia baca itu hoax bukan asli. 

Ada juga orang (saya bilang ada bukan semuanya) setelah membaca berita hoax tersebut lalu ia terpancing emosinya dan mengomentari atau merespon berita hoax tersebut dengan respon yang negatif atau terkesan negatif sehingga orang-orang di dunia maya mengetahui responnya tersebut dan orang-orang tersebut bisa jadi tidak suka atau marah dan mengecam orang yg merespon dengan negatif tadi. Kesimpulannya menurut saya, berita hoax ini berbahaya sekali karena dapat menyebabkan konflik antara dua atau lebih pihak. 

Ada juga orang yang sudah termakan berita hoax tersebut lalu Ia tidak terima dengan berita tersebut yang Ia pikir itu adalah berita asli padahal itu hoax, karena tidak terima dengan adanya berita tersebut, Ia mengalami keguncangan mental atau berita tersebut menggangu pikirannya (bisa jadi terlalu kepikiran sehingga sedikit stress karena terus kepikiran) sehingga pola kehidupan sehari-harinya sedikit terganggu (bisa jadi pola makannya yang berubah seperti telat maka atau bahkan tidak makan) 

Selain yang tadi saya sudah tuliskan, ada juga orang yang setelah membaca atau mendengar berita tersebut, Ia tidak terlalu merespon atau bersikap tidak peduli "bodo amat" dengan berita tersebut karena Ia berpikir berita tersbut belum tentu benar adanya atau belum terjamin kebenarannya. Menurut saya, sikap ini dibutuhkan saat kita membaca berita di sosial media manapun entah itu instagram, facebook, ataupun twitter. Karena banyak oknum-oknum atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita hoax tentang seseorang atau kepada seseorang.  

Bisa juga oknum tidak bertanggung jawab ini menyebarkan video atau percakapan seseorang yang telah diedit atu dipotong beberapa bagian sehingga menyebabkan kesan yang negatif, padahal di video atau percakapan tersebut orang ini berbicara tentang hal yang positif atau mengarah ke arah yang positif. Kasus seperti ini banyak terjadi di sosial media, setelah terjadi seperti ini biasanya orang yang dituju menjadi dipandang negatif oleh orang-orang (berarti berdampak buruk) dan jika oknum yang tidak bertanggung jawab tadi sudah diketahui oleh warga internet atau sudah ketahuan, oknum ini akan membuat video klarifikasi yang isinya meminta maaf. 

Berikut ini cara-cara melawan hoax menurut video yang saya tonton di youtube kamujugabisa.

1. Waspadai judul yang bersifat provokatif, banyak hoax yang menggunakan judul yang terkesan memprovokatif orang sehingga orang terpancing emosinya. Oknum tidak bertanggung jawab bisa mengubah judul berita dengan gampangnya dan menyebarkannya kepada teman-temannya atau keluarganya.

2. Cermati kredibilitas situs berita, pastikan situs berita yang kalian baca sudah terverifikasi kebenarannya dan bukan merupakan situs berita yang abal-abal.

3. Pastikan keaslian foto atau videonya, kita harus bisa mencermati kejanggalan-kejanggalan dalam foto atau video editan.

4. Saring sebelum sharing, kita pasti senang membagikan berita yang kita rasa menarik kepada orang-orang di sekitar kita tapi akan lebih baik jika kita menyaring berita tersebut terlebih dahulu. Jika tidak disaring terlebih dahulu atau di cek kembali bisa jadi ternyata secara tidak sengaja kita menyebarkan berita hoax. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2