Mohon tunggu...
Khadeejannisa
Khadeejannisa Mohon Tunggu... Administrasi - Karyawan swasta

بسم الله Menulis adl caraku berbagi dan bercerita

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Gen Z: Generasi Serba Instan

25 Agustus 2022   20:00 Diperbarui: 25 Agustus 2022   20:02 645 6 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Kita memasuki era dimana segala sesuatunya dibikin mudah dan cepat alias instan. Makanan & minuman instan, pelayanan drive thru, laundry kilat, akselerasi pendidikan, viral dadakan hingga penyampaian informasi hanya dalam hitungan detik. 

Akibatnya lahirlah generasi instan yang tidak sabaran dan terburu-buru. Inginnya serba cepat, kerja ringan tapi hasilnya besar. Tanpa mau merasakan perjalanan sebuah proses. Padahal mie instan sekalipun butuh proses memasak bukannya sim salabim jadi.

Menginginkan keberhasilan secara instan bukannya tidak mungkin bisa menghalalkan segara cara dan kesakitan demi tercapainya tujuan. Padahal kalau mau sedikit bersabar dan melakukan dengan lebih terencana niscahya keberhasilan yang dicapai juga lebih maksimal.

Kesuksesan yang diperoleh lewat jalan pintas dan cara-cara instan hanya akan menghasilkan kesuksesan semu. Ada proses yang harus dilalui, komitmen yang harus dijalani dan pait manis kehidupan yang dirasakan. Jatuh bangun gagal dan bangkit akan menjadi esensi pembentuk diri  menjadi lebih kuat nan tangguh.

Gen Z salah satu generasi bentukan penyuka serba instan yang menerapkannya dalam sisi kehidupan. Tak mau ambil pusing dan bertele-tele. Berani menghadapi resiko dengan semangat yang menggelora. 

Menggampangkan efek samping yang mungkin saja bisa timbul dengan beranggapan bahwa selalu ada solusi. Merasa hebat dengan skill yang diperoleh dari mbah google dan meremehkan senior yang lebih berpengalaman. Tak mudah menerima kekalahan dan cepat berputus asa. Beberapa sifat negatif dari generasi ini.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang tahan banting, pejuang tangguh, gigih berusaha dan menghargai arti sebuah kesabaran. Menyadari bahwa tak ada hasil yang mengkhianati usaha. 

Keberhasilan yang bisa diraih pun tak lepas dari dukungan berbagai pihak bukan murni kekuatan diri sendiri. Rendah hati dan legowo dengan konsekuensi yang akan diterima.

Namun demikian masih ada sisi positif dari gen Z yang maunya serba instan ini diantaranya
1. Empati yang Tinggi
Akibat kecanduan sosmed, kebanyakan dari mereka selalu gercep dalam menghadapi isu yg sedang berkembang. Mengunggah konten-konten yang menunjukkan kepedulian ataupun keterlibatan pada berbagai macam kegiatan volunteering

2. Kompetitif
Gen Z sangat fokus dan kompetitif pada berbagai bidang. Berlomba-lomba meningkatkan skill dan pengetahuan agar tidak kalah dengan yang lain. Beberapa bahkan menjadi ambis dengan goal yang "harus" tercapai

3. Mahir Teknologi
Karena tumbuh di era digital, Gen Z lebih unggul dari generasi sebelumnya di bidang teknologi.  Mudahnya mengakses informasi membuat mereka memanfaatkan teknologi dalam hal pengembangan kreatifitas, pembelajaran hingga mencari hiburan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan