Mohon tunggu...
Prabu Satmoto
Prabu Satmoto Mohon Tunggu... Penulis - Other

MENCARI ALASAN

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Senja Kala

19 Mei 2021   18:50 Diperbarui: 19 Mei 2021   19:07 405
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di lembah perbukitan menoreh di sebuah desa kampung halamanku

Raja api penerang semesta bumi menyapa pulang

Para petani pun beranjak bertandang ke pematang

Gema takbir berkumandang dari tempat peribadatan

Menembus pembatas malam

Rembulan kian membiaskan cahaya

Memanggil kenang pada siang

Jaring-jaring malam menguliti sejarah silam

Sepi mulai merajam

Tatapku melangit tinggi

Menikmati angin yang berlalu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun