Mohon tunggu...
Rika Keniatun
Rika Keniatun Mohon Tunggu... Mahasiswa - Writing poetry its like peeing on yourself. Everyone can see it, but only you can feel the warmth.

24 Years Old. Student of English Literature Universitas Pamulang, Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rumini, Ibu Salamah dan Letusan Semeru

8 Desember 2021   07:41 Diperbarui: 8 Desember 2021   07:58 759
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Image by: FB ukytantra

Semeru tengah meriang

Mengubah riang menjadi tegang

Kala isi perutnya dimuntahkan

Menyentuh Desa Curah Kobokan

Rumini menyaksikan kepanikan yang tengah berhamburan

Di telinga Rumini, jelas suara warga bersahutan

Agar seger meninggalkan kediaman

Namun di hadapannya ada raga yang tak ingin ia abaikan

Rumini bersimpuh memeluk Ibu Salamah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun