Mohon tunggu...
Maulida Husnia Z.
Maulida Husnia Z. Mohon Tunggu... Administrasi - Mahasiswi

Belajar menulis kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Beberapa Pantangan dalam Mendidik Buah Hati

9 April 2018   18:56 Diperbarui: 9 April 2018   19:01 555
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
http://www.sheknows.com

Pada hakikatnya, sebuah keluarga dapat dinyatakan ada karena terdiri dari dua hal, yakni suami dan istri. Selebihnya, jika terdapat kehadiran seorang anak diantaranya, maka jadilah sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Selain sebagai pengundang kebahagiaan, kehadiran anak dalam suatu keluarga juga mempunyai andil yang penting. Seorang anak biasanya dianggap sebagai cerminan dari orang tuanya, seperti peribahasa yang kita semua tahu "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya".

Peran orang tua dalam mencetak kepribadian anak dirasa sangat sarat urgensi. Jiwa anak yang ibarat kertas kosong, akan terisi sesuai dengan apa yang orang tuanya torehkan.

Seiring dengan tumbuh kembang sang anak, alangkah baiknya jika hal-hal dibawah ini pantang dilakukan oleh orang tua :

Bertengkar atau berseteru di hadapan anak

Ketika anak melihat hal yang berbau kekerasan dan emosi, maka lingkungan yang demikian dapat membentuk pribadi anak menjadi keras dan susah diatur. Ini berdasarkan hasil pengamatan non-ilmiah saya terhadap keluarga-keluarga yang ada di lingkungan saya.

Selain itu, bisa jadi sang anak juga akan mengalami trauma. Trauma ini berakibat ketika nanti ia dewasa. Ketika memasuki usia menikah, biasanya anak tersebut akan sulit membangun rumah tangga akibat traumanya.

Mengatakan "Jangan", "Tidak boleh", dan sejenisnya

Larangan-larangan yang diberikan orang tua kepada anaknya, sebaiknya disampaikan dengan cara yang benar. Salah satunya yaitu dengan menghindari menggunakan kata "jangan", "Tidak boleh", dan sejenisnya.

Bukannya menurut, tetapi jika menggunakan kata-kata tersebut, anak akan malah semakin tertantang. Ia menjadi penasaran, kenapa orang tua melarang mereka berbuat atau berkata demikian. Dan memang kebanyakan larangan yang disampaikan dengan kata-kata tersebut tidak berhasil menjadikan anak yang penurut, sebaliknya justru suka membangkang.

Orang tua yang sering bermain gawai

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun