Mohon tunggu...
Dwi Jatmiko
Dwi Jatmiko Mohon Tunggu... Guru - Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang Keagamaan Peduli Agama, Peduli Sistem, Peduli Manusia dan Peduli Lingkungan. Jatmiko adalah Wakasek Bidang Humas Sekolah Penggerak Berkemajuan

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Siswa Peringati Hari Batik Nasional bersama Kepala Dinas Dian Rineta

3 Oktober 2022   04:51 Diperbarui: 3 Oktober 2022   05:09 145 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Siswa Sekolah Penggerak  Peringati Hari Batik Nasional 2 Oktober bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dian Rineta /dokpri

Hari batik nasional diperingati sejak batik diakui warisan budaya Indonesia oleh UNESCO. Generasi penerus tetaplah menjadi generasi penjaga kelestarian budaya namun peka terhadap perkembangan zaman di era industri 4.0 menuju era society 5.0.   Pengalaman   belajar   menjadi   poin   utama   dalam   menguasai kompetensi. Batik merupakan teknik, simbol, serta kebudayaan terkait teknik mewarnai katun dan sutra dengan tangan yang berasal dari Indonesia. Batik Indonesia dimaknai sebagai simbol sejak awal hingga akhir kehidupan masyarakat.

Seperti untuk gendongan bayi, kain batik yang digunakan memiliki simbol keberuntungan untuk anak. Sementara batik yang digunakan saat ada orang yang meninggal memiliki simbol berduka, seperti dikutip dari laman UNESCO.

Peserta didik merupakan pewaris budaya bangsa yang kreatif, mandiri dan   inovatif.   Proses   pendidikan   sebagai   suatu   proses   yang   memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat memiliki kecakapan hidup yang sesuai minat bakat yang mengembangkan kecerdasan spiritual, intelektual, dan kinestetik.

Foto bersama dengan pejabat Dinas Pendidikan Kota Surakarta Peringati Hari Batik Nasional /dokpri
Foto bersama dengan pejabat Dinas Pendidikan Kota Surakarta Peringati Hari Batik Nasional /dokpri
Berdasarkan landasan tersebut, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dengan kekuatan, kemampuan dan keinginan untuk selalu ingin berkembang, berharap akan menjawab tantangan pendidikan dalam memfasilitasi suatu suasana belajar penuh aktivitas, berkarya dan menyenangkan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan membentuk peserta didik sebagai agen Profil Pelajar Pancasila yang memiliki kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial,  kepedulian,  dan  berpartisipasi  untuk  membangun  kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social reconstructivism).
Antusias Siswa Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakartamemberi warna /dokpri
Antusias Siswa Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakartamemberi warna /dokpri

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan