Mohon tunggu...
Abu Basyir
Abu Basyir Mohon Tunggu... -

"..menulis dan menulis.." itu saja

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Mana Permohonan Maaf Kompas.com???

24 Agustus 2012   15:18 Diperbarui: 25 Juni 2015   01:22 1387 6 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Sejak diturunkannya berita tentang reportase oleh Kompas.com dengan judul "Ribuan WNI di Mesir Rayakan Idul Fitri di KBRI" 4 hari yang lalu, kami belum membaca Permohonan Maaf Secara Tertulis dari pihak Kompas.com akan Pelecehan Foto ilustrasi Shalat Idul Fitri Senin (20/8) yang telah memancing kemarahan umat Islam dunia. Reportase tersebut dapat dilihat di halaman ini : http://internasional.kompas.com/read/2012/08/20/08091190/Ribuan.WNI.di.Mesir.Rayakan.Idul.Fitri.di.KBRI Kronologis : [caption id="attachment_201952" align="alignnone" width="400" caption="foto ilustrasi kompas pelecehan islam"][/caption] (Foto Ilustrasi Shalat Idul Fitri tanggal 20/8/2012), di revisi menjadi : [caption id="attachment_201953" align="alignnone" width="298" caption="foto revisi ilustrasi kompas.com"]

1345821033725375084
1345821033725375084
[/caption] (Foto Ilustrasi Shalat Idul Fitri tanggal 24/8/2012) Penjelasan : Bagi yang jeli mengamati, foto tersebut memang bermasalah. Dalam foto yang dijadikan ilustrasi untuk berita pelaksanaan Shalat Idul Fitri di halaman KBRI Kairo itu, laki-laki dan perempuan bercampur dalam satu shaf. Jika ada posisi shalat jamaah seperti itu, menurut keyakinan umat Islam shalat jamaah tersebut tidak sah. Man Abubakar, salah seorang yang mengaku sebagai pelajar di Mesir, menyebut pemasangan foto itu sebagai pembohongan publik. "Sungguh suatu pembohongan publik yang sangat nyata, sebagai pelajar yang sekarang ada di Mesir, saya sangat menyayangkan ilustrasi photo yang dipasang kompas.." tulisnya dalam komentar di bawah berita itu. Selain langsung di website, protes atas pemuatan foto itu juga meluas ke media sosial. Sebuah akun grup facebook Forum Mahasiswa Timur Tengah (Format) juga memprotes melalui salah satu statusnya. Abdul Rasyid, salah seorang anggota grup yang membuat status itu mengajak seluruh Masisir untuk memprotes kebohongan foto tersebut. "...karena martabat al azhar taruhanya" imbuhnya. Note : Segera terbitkan permohonan maaf kepada seluruh umat Islam karena pelecehan foto tersebut!!!

Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan