Mohon tunggu...
Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono Mohon Tunggu... Administrasi - Palembang, Sumatera Selatan

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Permen Plastik

3 November 2021   20:53 Diperbarui: 3 November 2021   21:42 88 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

(1)

Angin tiba-tiba berisik di ruang entah      

Digenggamnya hari yang siang tadi lalai

Lalu mengetuk kamar tidur tak berpintu   

Merayu kaki telanjang di atas ranjang       

(2)

Dipan tanpa kasur itu tiba-tiba berdenyit

Selembar kain kusam menjuntai di lantai

Tak ada suara-suara lalai tertumpahkan

Namun tampak dua pasang mata menitik

(3)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan