Mohon tunggu...
Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono Mohon Tunggu... Palembang, Sumatera Selatan

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Musyawarah Buah

19 April 2021   13:10 Diperbarui: 19 April 2021   13:24 57 5 0 Mohon Tunggu...

Di sebuah dapur restoran

Menjelang waktu berbuka puasa tiba pada suatu sore itu

Berkumpul para buah-buahan:

Pepaya, Mangga, Jeruk, Alpukat, Kelengkeng, Nanas, Apel dan Anggur, mereka mewakili segala jenis buah-buahan 

Kawan-kawan, pepaya membuka suara,

Sebentar lagi masing-masing kita akan akan berpisah dan menempati kediaman baru sesuai keinginan manusia dan entah kapan kita dapat dipertemukan kembali ..

Kira-kira seandainya dapat berpesan, pesan dan harapan apa yang kalian ingin sampaikan kepada manusia, berkata pepaya penuh wibawa

Mangga yang pertama merespon dengan mengangkat tangannya ..

Kalau saya, inginnya manusia jangan hanya melihat penampilan kulit saya yang kuning ranum dan harumnya tubuh saya saja yang tampak dari luar padahal saya juga punya kelemahan, kadang kala tubuh saya digerogoti ulat dan harumnya tubuh saya bukan berarti tubuh saya pasti manis pula dinikmati manusia, saya tak ingin manusia kecewa karenanya .. saya ingin manusia menerima saya apa adanya

Pepaya tertegun sejenak lalu pandangannya diarahkan kepada jeruk, alpukat,kelengkeng, nanas, apel dan anggur  ..

Berkata jeruk, saya sependapat dengan mangga, kita ini telah berkurban dengan tulus untuk menuruti dan memenuhi  kebutuhan nafsu manusia, keinginan saya sederhana, terimalah keadaan saya ini apa adanya manis atau asam, jangan campakkan saya ketika telah dicicipi ..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x