Mohon tunggu...
Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono Mohon Tunggu...

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pesta Fabel

27 Januari 2019   21:54 Diperbarui: 27 Januari 2019   21:54 0 2 0 Mohon Tunggu...

(1)

Terompet pesta hutan tlah dikumandangkan sang tupai jantan

Garang gaungnya menyibak seantero riuh pepohonan, semak belukar

Belalang berkaki hijau, ulat kuning segera menggeliat berbenah rias

Seekor pelanduk betina tua senyum termangu di atas cermin retak

(2)

Semut merah tampak bergerombol menyusun perisai barisan

Babi, Rusa, kumbang kemambang, bahkan ayam liar tampak waspada

Gagak bangkai, walet hitam, serta sekumpulan lintahpun bersigap

Di bawah keladi rawa meligat sembul buaya lapar mengangakan asa

(3)

Seorang pemburu mengendap diantara pohon dadap berduri tajam

Napasnya terengah arahkan laras membidik senyap sasaran jinak

Namun tiba-tiba terompet pesta hutan kembali menyeruak belantara    

Sang pemburu sadar ia tersesat langkah di rimba pesta para fabel