Mohon tunggu...
Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono Mohon Tunggu...

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Likuiefaksi Kata

28 Oktober 2018   23:01 Diperbarui: 28 Oktober 2018   23:02 0 2 0 Mohon Tunggu...

(1)

Kata tlah berkumpul pada titik didihnya yang hambar

Ia menggelegak pada kumpulan huruf yang tereliminasi makna

Kursi harap tak hendak beringsut menangkap kehendak

Bercawan ludah telah busuk membusa di sudut mulut bibir bau

(2)

Kata sungguh tlah terengah pada bulat bulan malam

Ia mencoba tersenyum diantara waktu yang menjeda berkumpar

Meski berulang terjerembab lagi dan lagi dalam buncitnya keangkaraan

Dia masih saja tak berpantang asa mengais kealfaan arif yang alfa

(3)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x