Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik...dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pujian Bagai Musim Semi

19 Januari 2021   06:26 Diperbarui: 19 Januari 2021   06:57 155 53 26 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pujian Bagai Musim Semi
Gambar: postwrap/katedrarajawen

Katedrarajawen  _Pujian memang membuat perasaan membumbung tinggi, tetapi kesadaran harus membuat aku tahu diri, kaki tetap menginjak bumi. 

Pujian kuanggap saja seperti meminum madu mengisi hari yang menyehatkan tubuh, bukan ketergantungan bagaikan candu yang selalu aku butuh. 

Pujian kuterima saja bagai memakai sepatu yang membuatku terasa nyaman saat berjalan, walau ketika berjalan tanpa sepatu aku tetap akan merasa nyaman. 

Pujian itu kuanggap sebagai doa dari mereka yang mengucapkan tanpa harus membuat aku terbuai, tetapi menjadi motivasi diri untuk menjadi orang yang terpuji.

Pujian bila sesungguhnya akan kuterima sebagai hadiah, bila sekadar kata-kata indah  kujadikan sebagai harapan yang akan menjadi nyata. 

Pujian kurasakan keindahannya bagai memasuki musim semi dan aku tetap menikmati hidup ini tatkala musim telah berganti. 

Pujian tak harus membuat aku lari dan bersembunyi tak mengakui, pujian harus membuat aku percaya diri agar bisa melakukan yang lebih baik lagi. 

@motivasidiri 19 Januari 2021 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
19 Januari 2021