Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik...dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Tipis

11 Juni 2018   12:23 Diperbarui: 11 Juni 2018   12:29 596 20 13 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tipis
ilustrasi: kirilmetodiuniversitesi.com

Mengapa suka menilai sesuatu dan perilaku yang aku sendiri tak tahu  nilai kebenaran yang sesungguhnya?

Ini bagus, itu buruk. Kamu baik, dia jahat. Kita benar, mereka salah. Menilai menurut penglihatan dan perasaan. Menilai hanya bersandar standar kebenaran dan standar sendiri.

Bahkan dengan congkak bisa mematok nilai, bahwa itu pasti salah, ini pasti benar. Yang mereka lakukan pasti salah besar dan yang kita lakukan seratus persen benar. Tidak ada lagi yang bisa diutak-atik nilainya.

Mengapa aku tak menyadari, bahwa baik atau jahat, salah atau benar, bagus atau buruk sesungguhnya sangat tipis bedanya.

Bisa jadi apa yang aku nilai baik, menyimpan keburukan di baliknya. Apa yang aku nilai buruk ada kebaikan yang tersembunyi. Apa yang aku nilai benar, faktanya adalah salah, yang aku nilai salah nyatanya ada kebenarannya.

Mengapa aku jadi sok menilai yang justru akan memerburuk nilai kehidupanku sendiri?


||Refleksiuntukmenerangidiri

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x