Mohon tunggu...
Miss KarHan
Miss KarHan Mohon Tunggu... Hanya suka menulis

"Rasa itu sastra, lalu kata ibarat mantra" -MissKarHan-

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Sepenggal Hikmah Dari Jakarta

19 September 2019   13:37 Diperbarui: 19 September 2019   14:04 120 3 1 Mohon Tunggu...

Aira tidak pernah lupa hari itu. Hari dimana seorang teman mengajarinya tentang betapa berharganya arti seorang ibu dan hari dimana ia merasa menjelma menjadi sosok paling bijak seantero jagat raya.

Perkenalkan, namanya Aira Nada Khairunnissa gadis 20 tahun asal Kalimantan yang berkuliah dengan bantuan beasiswa disalah satu kampus swasta di Jakarta. Kampusnya terletak dipusat kota yaitu daerah kwitang, senen. Daerah padat yang saat jam-jam sibuk selalu dipenuhi kendaraan disetiap bentangan jalanannya.

Hari itu, selesai menemui robb-Nya diwaktu sholat Dzuhur di musholah kampus dan sebelum memulai perkuliahan,  Aira berniat mampir terlebih dahulu ke mini market yang terletak disebuah gang tepat disamping kampusnya . Cuaca hari itu sangat panas, ia ingin sekali memanjakan lidah dan tenggorokannya dengan manis dan dinginnya ice cream . Diliriknya jam digital berwarna putih dipergelangan tangan kanannya, "ah masih 12.30, masih 45 menit lagi" ucapnya pada dirinya sendiri. Setelah itu Aira berjalan menuju gerbang kampus melewati basement parkiran kampusnya yang tidak sepi dan juga tidak ramai.

"Ra, mau kemana?" suara seseorang yang dikenalnya menghentikan langkahnya

"eh kamu da, aku mau ke mini market nih. Mau beli ice cream, panas banget hari ini. Btw, tumben kamu datangnya nggak terlambat? Haha" Aira menjawab dan diakhir tawa khasnya.

"aku ikut kamu boleh? Ntar aku ceritain kenapa hari ini aku datang lebih awal" balas Hermada  Ali Syadikin teman sekelas Aira yang terkenal selalu datang saat dosen sudah masuk ke dalam ruang kelas.

"oke deh, ayuk.. biar aku traktir deh, harus ada apresiasi nih karena Mada nggak datang terlambat hari ini haha" ajak Aira lalu berjalan menuju gerbang kampus keluar ke jalan Kramat Raya lalu belok ke gang yang terdapat mini market yang dimaksudnya.

Diperjalanan menuju mini market, Aira bisa merasakan anehnya sikap Hermada. Hermada hanya diam dan terlihat lesu, sesekali menarik nafas panjang dan dihembuskan dengan kencang. Aira tau pasti teman sekelasnya itu sedang ada masalah atau hal tak enak yang dipikirkannya.

"da, pilih satu gih.. biar aku yang bayar" ucap Aira saat membuka tempat penyimpanan ice cream  dimini market itu

"hmm..  ini aja deh yang murah, kalo yang mahal kasihan kamu. Kamu kan anak kos" jawab Hermada dengan senyum beberapa detik lalu kembali terlihat lesu

"haha dasar, maksud kamu apaan ni"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x