Mohon tunggu...
Karizal Tri Sabana
Karizal Tri Sabana Mohon Tunggu... Karizalts

Pembelajar Journalist CP : 082295374422 @karizal_sabana

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

"Merdeka Belajar" Solusi Problematika Pembelajaran

6 April 2020   09:24 Diperbarui: 6 April 2020   09:55 133 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Merdeka Belajar" Solusi Problematika Pembelajaran
idntimes.com


Pada 11 Desember 2019 lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menetapkan empat program pembelajaran nasional dalam kebijakan Merdeka Belajar

Empat program ini meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. 

Dengan adanya empat arah kebijakan ini, Mendikbud berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bergerak bersama dalam memeratakan akses dan kualitas pendidikan (kompas.com, 11 Desember 2019).

Kebijakan Merdeka Belajar yang di kemukakan oleh Mendikbud akan sangat menentukan proses pembelajaran dan sistem pendidikan kita di Sekolah. Terutama terkait dengan guru, siswa, dan kurikulum. 

Tentu saja esensi terpenting dari kemerdekaan belajar ini harus diawali oleh pendidik sebelum mereka mengajarkannya kepada siswa dan siswi. 

Mendikbud menyebutkan bahwasanya dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. 

Kurikulum yang begitu padat dan kurangnya kepercayaan untuk berinovasi tentu akan menghambat para guru untuk memberikan kesempatan berkarya terhadap peserta didiknya. 

Walaupun dalam kurikulum 2013 yang saat ini di terapkan lebih mengedepankan keaktifan siswa, namun pada kenyataannya masih banyak guru yang menggunakan cara klasikal dalam memberikan pengajaran. 

Dengan cara seperti itu misalnya guru terus menerangkan materi dalam waktu 1 x 35/45 menit tanpa ada interaksi atau kontak dengan siswa maka hal demikian dapat disimpulkan bahwasanya tidak terjadi proses pembelajaran. 

Dengan kebijakan yang di canangkan oleh Mendikbuk yakni "Merdeka Belajar" dan dalam hal ini guru di berikan kebebasan dan kemerdekaan,diharapkan para guru dapat mengeksploitasi dan mengembangkan potensi pesertadidik di sekolah dengan membantu siswa untuk mengejar ketertinggalan dan tidakselalu mengukur potensi atau kemampuan siswa dengan angka.

Sebagai manusia kita memahami bahwasanya kita diciptakan oleh Tuhan dengan kemampuan menyerap ilmu yang berbeda-beda. setiap siswa atau peserta didik juga memiliki kebutuhan berbeda. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN