Mohon tunggu...
Cuham Beib
Cuham Beib Mohon Tunggu... Wiraswasta - Menjadikan Sepeda Sebagai Moda Transportasi sehari-hari kemana saja,

Penulis amatiran, ringan , dan sederhana. Penikmat sepeda harian. Icon Bersepeda itu Baik.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Bersepeda, Aksi Sederhana Mendukung Net Zero Emissions

23 Oktober 2021   22:12 Diperbarui: 23 Oktober 2021   22:30 210 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bersepeda ke tempat kerja (Foto Widya)

 

"SEPEDA adalah kendaraan paling efisien di planet ini, 50 kali lebih efisien daripada mobil, dan dua kali lebih efisien dari berjalan". Dr. Godo Stoyke

Saya menyambut baik begitu mengetahui Pemerintah mencanangkan target Net-Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Pasalnya, emisi karbon akibat penggunaan bahan bakar fosil dalam keseharian kita telah menyebabkan efek berupa pemanasan global yang dampaknya sudah terasa saat ini. Cuaca yang makin panas dan ancaman banjir adalah beberapa dampak efek rumah kaca akibat peningkatan emisi karbon di atmosfer.

Indonesia telah menyiapkan berbagai strategi demi mencapai target nol emisi tersebut. Dalam roadmap menuju NZE 2060, Pemerintah menyusun lima strategi untuk pengurangan emisi sampai tahun 2060, yaitu peningkatan Energi Baru Terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil, penggunaan kendaraan listrik, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, serta pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS). Sesuai roadmap tersebut, ke depan pembangkit listrik berbahan bakar batubara akan dihapus, demikian pula kendaraan yang mengkonsumsi bensin dan solar akan dilarang dijual di tahun 2050 digantikan dengan energi listrik.

Sebagai masyarakat urban, tentu saya mendukung target pemerintah tersebut. Saya sendiri merasakan langsung dampak tingginya emisi karbon di keseharian saya. Suka gak suka, menjalani hidup di kota besar artinya saya harus rela menghirup udara kotor akibat polusi udara dari knalpot kendaraan bermotor berbahan bakar bensin atau solar yang seliweran tiap hari.

Fakta ini sejalan dengan apa yang disampaikan United Nations Environment Programme (UNEP) yang menyebut sebanyak 6,5 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat paparan kualitas udara yang buruk. katanya 70% kematian akibat pencemaran udara tersebut terjadi di Asia Pasifik termasuk di Indonesia. Saya yang tiap hari beraktifitas keluar rumah boleh dibilang termasuk golongan yang rentan akan dampak kualitas udara yang buruk ini.

Maka, saya berharap implementasi kebijakan NZE di tahun 2060 tersebut bisa terwujud secepatnya, terutama penerapan kendaraan bertenaga listrik. Seperti diketahui, kendaraan listrik tak mengeluarkan asap kotor layaknya kendaraan bensin atau solar. Jalan ke sana sudah terlihat, beberapa motor dan mobil listrik sudah terlihat wara wiri di jalanan kota meskipun jumlahnya masih sedikit. Mungkin karena harganya masih mahal atau Infrastruktur pendukungnya masih jarang.

Berkaca pada target Pemerintah, kita perlu menunggu tiga puluh sampai empat puluh tahun lagi agar dapat menikmati udara bersih bebas emisi sesuai target pemerintah. Apakah perlu menunggu selama itu? 

Tentu saja target nol emisi di tahun 2060 ini bisa dipercepat asalkan ada keseriusan dari semua pihak untuk mewujudkannya, termasuk kita selaku masyarakat bisa berkontribusi dengan menerapkan gaya hidup yang dapat mengurangi emisi dalam aktifitas keseharian kita. Apa yang bisa kita lakukan?

Potensi Sepeda Untuk Pengurangan Emisi Karbon

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan