Mohon tunggu...
Cuham Beib
Cuham Beib Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pernah Penyintas Kerjaannya Menulis (PPKM) . Silahkan berkenan mampir dimari : https://anyflip.com/homepage/icurr/

Penulis amatiran. Penikmat sepeda. Aktivasi sering di forum/komunitas dan kegiatan kerelawan/surveyor lingkungan, sosial, kesehatan, dan transportasi. Kontributor tulisan di media-media berbasis online.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (8)

2 September 2021   06:43 Diperbarui: 2 September 2021   06:47 72 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (8)
Foto Cover oleh Cuham

"Novel saya yang sederhana, ringan dan amatiran dengan judul "Ku Kejar Asa dengan Bersepeda " ini judul aslina adalah Reseler , di tulis tahun 2015. Bercerita tentang lika liku perjalanan dan perjuangan kehidupan seorang pria dewasa yang berprofesi sebagai reseler sebuah clothing store dengan menggunakan sepeda. 

Jujur saja, diilhami oleh sebuah film Holywood berjudul "Premium Rush" tapi tentu saja ceritanya jauh berbeda. Di novel ini lebih menggambarkan antara usaha reseler, aktivitas bersepeda dengan dibubuhi bumbu-bumbu asmara. Selamat membaca, semoga menarik dan menghibur. Hatur nuhun"

Ku Kejar Asa Dengan Bersepeda (8)

Akhirnya, kuputuskan saja pergi ke Chek-Us mengambil pesanan, lalu ke Dayeuh Kolot mengirim pesanan ke Kang Budi, setelah itu ke daerah kakakku di Kopo. Benar-benar sebuah perjalanan yang cukup melelahkan namun tetap dinikmati meski diiring berbagai suasana jalanan yang beragam baik hambatan, rintangan maupun kondisi cuaca yang memang sedikit terik. 

Banyak hal-hal menyenangkan pula yang saya temui, seperti masih ada sisa-sisa area pesawahan dan pemandangan indah, bertegur sapa dengan beberapa pesepeda walau tak saling kenal, serta suasana dinamika masyarakat dalam aktivitas rutinitasnya yang beraneka ragam, sehingga membuat saya tetap bersemangat memacu perjalanan bersepedaku, sedikitnya telah menepis rasa lelah dan keluh kesah.

Menjelang sore saya tiba di Kopo, setelah cukup lama beristirahat dan bersilaturahmi dengan kakakku di sana, perjalanan dilanjut kembali untuk pulang ke rumah. Seperti biasa, semakin sore daerah tersebut makin ramai dan padat, keramaian seperti itu pun berlanjut hingga menuju kota Bandung.

Dengan sisa-sisa tenaga yang ada, saya tetap semangat mengayuh dengan santai menuju rumah dan tiba menjelang Magrib. Usai beristirahat, mandi dan sholat, karena lelah dan ngantuk saya pun tertidur lebih awal dengan cukup pulas.

Seminggu sudah berlalu, selama itu saya habiskan dengan aktivitas bersepeda kelililing kota, kumpul-kumpul bersama teman-teman pesepeda, meeting dan sebagainya. Selama itu pula saya harus berhemat dengan sisa uang pemberian kakakku yang sudah menipis, apalagi berhari-hari tak ada penghasilan karena sepi order.

Untungnya ada sedikit tambahan dari honor saya menulis artikel tentang bersepeda yang pernah dimuat di media cetak beberapa hari yang lalu, sehingga sedikit bisa bernafas lega.

Dalam keadaan seperti ini, saya sering memanfaatkan moment-moment traktiran teman, kunjungan ke rumah teman dan terkadang ngutang ke warung-warung makanan dan masakan. Ke warnet hanya sesekali saja, itu pun sekedar update status promo product-product Chek Us dan share informasi event, selebihnya saya habiskan waktu dengan menulis di computer.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Novel Selengkapnya
Lihat Novel Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan