Mohon tunggu...
Cuham Beib
Cuham Beib Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pernah Penyintas Kerjaannya Menulis (PPKM) . Silahkan berkenan mampir dimari : https://anyflip.com/homepage/icurr/

Penulis amatiran. Penikmat sepeda. Aktivasi sering di forum/komunitas dan kegiatan kerelawan/surveyor lingkungan, sosial, kesehatan, dan transportasi. Kontributor tulisan di media-media berbasis online.

Selanjutnya

Tutup

Novel Pilihan

Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (6)

25 Agustus 2021   21:30 Diperbarui: 25 Agustus 2021   21:31 95 9 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (6)
cover doc.cuham

"Novel saya yang sederhana, ringan dan amatiran dengan judul "Ku Kejar Asa dengan Bersepeda " ini judul aslina adalah Reseler , di tulis tahun 2015. 

Bercerita tentang lika liku perjalanan dan perjuangan kehidupan seorang pria dewasa yang berprofesi sebagai reseler sebuah clothing store dengan menggunakan sepeda. Jujur saja, diilhami oleh sebuah film Holywood berjudul "Premium Rush" tapi tentu saja ceritanya jauh berbeda. 

Di novel ini lebih menggambarkan antara usaha reseler, aktivitas bersepeda dengan dibubuhi bumbu-bumbu asmara. Selamat membaca, semoga menarik dan menghibur. Hatur nuhun"

Ku Kejar Asa Dengan Bersepeda (6)

Tepat pukul Sembilan pagi saya berlalu dari rumah. Kali ini jalur yang saya lalui adalah dari Jalan Martadina, lurus terus menuju Jalan Pelajar Pejuang 45, dimana lokasi Chek Us berada. Sudah lama saya tak melalui jalur ini, karena lumayan panjang dan lama, terlalu banyak persimpangan jalan. Di beberapa perempatan malah waktu stopannya paling lama dan lalu lintasnya cukup ramai.

Biasanya saya melalui jalan yang relatif bisa ditempuh dengan waktu sebentar, walaupun jaraknya tak jauh berbeda, hanya kalau melalui jalur biasa ada banyak jalur alternative atau jalan pintas untuk dilalui.

Untuk suasana bersepeda santai, tak dikejar-kejar waktu memang jalan Martadinata paling tepat untuk dilalui, apalagi kalau masih pagi jalan ini tak begitu ramai oleh lalu lalang kendaraan. Kepadatan dan keramaian akan dirasakan di jam-jam sibuk, meski demikian lalu lintas masih bisa bergerak maju.

Nah setelah melalui perempatan-perempatan sepanjang jalan Martadinata hingga jalan Pelajar Pejuang selalu dihadapkan sedikit kemacetan  karena waktu stopan agak lama, membuat makin menumpuknya kendaraan, utamanya di perempatan antara jalan Martadinata -- Ahmad Yani dan Pelajar Pejuang - Gatot Subroto.

Saya selalu santai jika melewati jalur tersebut, sehingga saya tak ambil pusing dengan kondisi lalulintas separah apa pun di sana, karena tetap enjoy bersepeda.

Saya tak terlalu lama di Chek Us, hanya ngasih setoran, lalu meeting sebentar dengan Ale dan Fahri membahas persiapan pelaksanaan Chek Us Festival, setelah usai lalu pulang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Novel Selengkapnya
Lihat Novel Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan