Mohon tunggu...
Cuham Beib
Cuham Beib Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pernah Penyintas Kerjaannya Menulis (PPKM) . Silahkan berkenan mampir dimari : https://anyflip.com/homepage/icurr/

Penulis amatiran. Penikmat sepeda. Aktivasi sering di forum/komunitas dan kegiatan kerelawan/surveyor lingkungan, sosial, kesehatan, dan transportasi. Kontributor tulisan di media-media berbasis online.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (2)

8 Agustus 2021   22:33 Diperbarui: 8 Agustus 2021   22:54 80 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

"NOVEL saya  yang sederhan, ringan, dan amatiran dengan judul "Ku Kejar Asa dengan Bersepeda " ini judul aslina adalah Reseler , di tulis tahun 2015. Bercerita tentang lika liku perjalanan dan perjuangan kehidupan seorang pria dewasa yang berprofesi sebagai reseler sebuah clothing store dengan menggunakan sepeda. Jujur saja, diilhami oleh sebuah film Holywood berjudul "Premium Rush" tapi tentu saja ceritanya jauh berbeda. Di novel ini lebih menggambarkan antara usaha reseler, aktivitas bersepeda dengan dibubuhi bumbu-bumbu asmara. Selamat membaca, semoga menarik dan menghibur. Hatur nuhun".

Ku Kejar Asa dengan Bersepeda (2)

Lamunanku buyar seketika saat telepon genggamku berbunyi nada panggilan.

"Halo, ini dengan Cuncun ya? Saya Pak Arif dari Psm Kiara Condong nih. Saya mau pesan T-Shirt kode Free Ride 0145 warna black ya, ukuran XL, satu aja oke!  Kirimnya kekantor saya aja Cun di jalan Gatot Subroto ya, ditunggu sebelum Ashar. Oke?"

" Siap pak, cekidot....meluncur".

Kemudian saya pun menghubungi Ale, kawanku yang menjadi karyawan di toko Check-Us dan menyampaikan agar menyiapkan product seuai pesanan pak Arif.

"Oke Cun..bungkuuussss". Jawab Ale mengakhiri pembicaraan di telepon genggam.              

Dengan bergegas saya menyiapkan diri, tak lupa menggunakan  helm, kacamata, sarung tangan dan bandana atau syal kepala bertuliskan Bandung Bijak Energi.  Pakaian yang kukenakan saat itu T-Shirt warna hitam bertuliskan alamat web check-Us. Sementara celana sepeda yang kukenakan adalah celana buatan Abah Zidan teman sepeda sesame anggota SASUKE"S yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Selanjutnya saya bopong sepedaku yang baru saja dicuci itu ke luar menuju jalan raya, kemudian melesat hendak menuju toko di Jalan Pelajar Pejuang 45. Dengan gesit sedikit ngabret, saya kayuh sepeda melalui jalan-jalan raya yang lumayan padat saat itu, meliuk-liuk menyusuri permukaan jalan di kota Bandung yang memang naik turun dan tak terlalu lebar serta banyak perempatan.

Saat itu cuaca sangat cerah  sehingga pemandangan pegunungan yang mengelilingi Kota Bandung terlihat jelas, indah dan fantastic, istilah sekarang  cetar membahana dipadu dengan desiran angin yang menyegarkan, menambah semangat mengayuh sepeda sambil bersiul-siul tanda bersuka cita.

Dengan mimik wajah serius dan tajam saya melewati berbagai rintangan sepanjang jalan yang dilalui, kadang aneka caci maki, sumpah serapah sudah biasa saya dapati dari pengemudi kendaraan bermotor.  Tapi saya abaikan , tidak melawan dan tidak mau cari rebut. Jujur, takut juga sih, heheh..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Novel Selengkapnya
Lihat Novel Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan