Mohon tunggu...
Imanuel Karel H
Imanuel Karel H Mohon Tunggu... Masih mahasiswa

Hanya seorang pemula :)

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Media Baru dalam Dunia Digital

26 Agustus 2019   01:00 Diperbarui: 27 Agustus 2019   14:15 0 0 0 Mohon Tunggu...
Media Baru dalam Dunia Digital
https://www.bbc.com/news/technology-43071971


Kita hidup di dunia digital di mana media sudah berkembang menjadi sebuah media baru atau new media.

Media dan teknologi pastinya akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Media yang dikenal pada jaman dahulu mungkin hanya sebatas TV, Radio atau koran. Media-media tersebut lebih dikenal dengan sebutan media tradisional atau old media. Semakin berkembangnya jaman, perkembangan media pada akhirnya secara perlahan mulai memunculkan apa yang dikenal dengan media baru atau new media. 

New Media

Media baru dapat diartikan sebagai suatu media yang muncul akibat inovasi teknologi dalam bidang media meliputi televisi kabel, satellites, teknologi optic fiber dan komputer (Croteau, 1997:12). Munculnya berbagai macam jenis media baru berakibat pada para pengguna dapat secara interaktif dapat membuat pilihan dan menyediakan berbagai respon media secara beragam. 

McQuail (2000:127) mengelompokan media baru menjadi empat kategori. (1) Media komunikasi interpersonal terdiri dari telpon, HP, e-mail. (2) Media bermain interaktif seperti komputer, videogame, permainan dalam internet. (3) Media pencarian informasi yang berupa portal/search engine seperti google. (4) Media partisipasi kolektif seperti penggunaan internet untuk berbagi dan pertukaran informasi, pendapat, pengalaman dan menjalin melalui komputer melalui komputer dimana penggunaannya tidak semata-mata untuk alat namun juga dapat menimbulkan afeksi dan emosional. 

Pavlik (1998:2-4) sendiri melihat media baru dihubungkan dengan fungsi teknisnya. (1) produksi, merujuk pada pengumpulan dan pemrosesan informasi yang meliputi komputer, fotografi elektronik, scanners optikal, remotes yang tak lagi mengumpulkan dan memproses informasi melainkan juga menyelesaikan masalah secara lebih cepat dan efisien. (2) distribusi, merujuk pada pengiriman atau pemindahan informasi elektronik. (3) Display, merujuk beragam teknologi untuk menampilkan informasi kepada pengguna terakhir, audiens yang menjadi konsumen informasi. (4) Storage, merujuk padamedia yang menggunakan penyimpanan informasi dalam format elektronik.

Melihat pengelompokan serta hubungan media baru,dapat dilihat bahwa ketiganya memiliki kesamaan bahwa media baru dibentuk untukmemudahkan para penggunanya dan semuanya membutuhkan dukungan internet danperangkat elektronik untuk dapat digunakan. Melihat perkembangan media baru yang sangat pesat tentunya juga dipengaruhi dengan semakin berkembangnya teknologi digital.

Karakteristik Media Baru

Terdapat enam karakteristik dalam media baru yaitu digital, interactivity, hypertextual, networked, virtual dan simulated.

1. Digital

Dalam proses digital, semua data yang telah diinput dikonversi menjadi sebuah angka. 'data' dalam hal ini dapat berwujud suatu cahaya atau suara atau suatu ruang yang telah dikodekan menjadi bentuk analog, seperti teks tertulis, grafik dan diagram, foto, gambar bergerak yang direkam, dll. Data tersebut kemudian diproses dan disimpan sebagai angka dan dapat dikeluarkan dalam bentuk tersebut melalui sumber online, kaset, atau memori yang akan diterjemahkan dan diterima sebagai suatu tampilan visual, yang kemudian dikirim kembali melalui jaringan telekomunikasi.

2. Interactivity

Media lama dinilai sebagai suatu media yang konsumennya pasif, sedangkan sebaliknya media baru menawarkan interaktivitas. Pengguna dapat merasakan keterlibatan yang lebih kuat dengan teks-teks media, dan juga memiliki hubungan yang lebih independen dengan sumber-sumber pengetahuan, penggunaan media secara individu, dan lebih banyaknya pilihan bagi pengguna. Media baru juga menuntut penggunanya bukan hanya sekedar menjadi 'penonton' melainkan menjadi 'pengguna' dengan cara mereka dapat secara langsung ikut campur tangan dan mengubah gambar dan teks yang mereka akses.

3. Hypertextual

Terdapat hubungan yang jelas antara aspek navigasi, eksploratif, dan konfiguratif dari interaktivitas dan hipertekstualitas. Sama dengan interaktivitas, hipertekstualitas memiliki nuansa ideologis dan merupajan istilah kunci lain yang telah digunakan untuk menandai kebaruan media baru dari media analog.

4. Networked

Adanya jaringan membuat konten yang ada di internet dapat saling terhubung satu dengan yang lain dengan menggunakan media apapun. Contohnya akun media sosial yang terhubung dengan fitur media lain.

5. Virtual

Media baru merupakan suatu hal yang virtual. Objek yang kita klik atau kita lihat di dalam media baru tidak akan berbentuk fisik seperti media massa umumnya missal majalah.

6. Simulated

Simulasi merupakan suatu representasi dari sebuah periswtiwa atau suatu kejadian, objek, atau hal lain yang dapat menambah pemahaman terhadap suatu hal tanpa perlu memasuki atau mengalami kejadian tersebut secara langsung. Game merupakan salah satu contoh dari wujud adanya simulasi.

https://www.hrkgame.com/media/games/.thumbnails/3.jpg/3-460x215.jpg 
https://www.hrkgame.com/media/games/.thumbnails/3.jpg/3-460x215.jpg 

Daftar Pustaka :

Lister, M. Dovey, J. Giddings, S. Grant, I. & Kelly, K. (2009). New media: a critical introduction 2nd edition. New York: Routledge

Novi Kurnia. 2005. "Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi"