Mohon tunggu...
Kanza Khairunisa
Kanza Khairunisa Mohon Tunggu... Siswi🧕🏻

And whatever you spend of anything (in Allah's cause). He will replace it. And He is the Best of providers (34:39) I'm trainee of Allah's deen🐇

Selanjutnya

Tutup

Politik

Izin Investasi Miras Jalan Untungnya Buat Siapa Sih?

4 Maret 2021   09:50 Diperbarui: 4 Maret 2021   09:53 97 3 0 Mohon Tunggu...

Belakangan ini muncul berita mengherankan dari Pemerintah Indonesia terkait Investasi Minuman Keras. Saya kira saya salah membaca berita, menyangka bahwa itu adalah negara luar, ternyata itu adalah negara saya sendiri. Saya pribadi sebagai Muslim jelas sangat malu. Negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia menginvestasi barang yang jelas-jelas haram.

Padahal industri minuman beralkohol dekat irisannya dengan prostitusi, narkoba, dan tindak kriminalitas lainnya. Apakah negara akan tutup mata tutup telinga dengan pemerkosaan, pembunuhan, kecelakaan, sampai tembak menembak di bawah pengaruh alkohol?

Membuka jalur investasi minuman beralkohol dengan dalih "mengorganisir" persebaran minuman beralkohol yang tersertifikasi keamanan dan kualitasnya sehingga menekan angka miras oplosan hanya menjadi mimpi siang bolong. 

Dalam Perpres terkait Investasi Minuman Keras, keran investasi miras dibuka untuk Provinsi Bali, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Provinsi Papua. Alasan daerah-daerah tersebut menjadi "keran investasi miras" adalah untuk melestarikan budaya miras di daerah itu. Tak disangka daerah-daerah tersebut menolak secara terang-terangan.

Meskipun dengan edukasi masyarakat atas minuman beralkohol, dengan jargon Drink Responsibly (minumlah secara bertanggung jawab) masih belum menunjukkan secara signifikan dampak positifnya. Tentu saja. Minuman beralkohol dengan kemampuan menurunkan tingkat kesadaran dan kognitif tidak mungkin membuat penggunanya responsibly.

Sebagian mereka yang pro akan investasi haram ini turut membawa-membawa negara maju yang melegalkan miras sebagai legitimasi. "Halah Indonesia urusan miras aja diributin. Negara maju ada yang legalin miras, malah makin maju negaranya." Begitu katanya.

Betul jika dilihat dari GDP, mereka adalah negara maju. Namun jika diteliti, tingkat KDRT, kejahatan seksual, kasus driving under influence, sampai pembunuhan akibat dari konsumsi alkohol sangatlah tinggi. Saat depresi pun mereka akan mencari pelarian pada minuman beralkohol ini.

Lagipula jika Izin Investasi Miras ini terus berjalan nantinya, siapa yang paling banyak merasakan manfaatnya? Masyarakat atau para pengusaha dan investor? Dan siapa kelak yang paling banyak menanggung kerugian dari dampak buruk industri miras? Masyarakat atau para pengusaha dan investor?

Saya khawatir kelak, jika minuman beralkohol ini sudah dilegalkan izin investasinya secara halus, tentu besar kemungkinan negara untuk membuka izin bisnis mudharat lainnya. Apakah negara ini sudah kehabisan suatu yang halal sampai harus mengambil keuntungan dari suatu yang haram? Padahal masih banyak minuman halal yang sering kita jumpai di toko namun tak dianggap berkontribusi pada devisa negara.

VIDEO PILIHAN