Mohon tunggu...
Muhammad Adib Mawardi
Muhammad Adib Mawardi Mohon Tunggu... Lainnya - Sinau Urip. Nguripi Sinau.

Profesiku adalah apa yang dapat kukerjakan saat ini. 😊

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Botol Jin dan Tiga Orang Pemuda

1 Januari 2021   08:00 Diperbarui: 1 Januari 2021   13:47 808
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Botol Jin (Mysticsartdesign-Pixabay)

"Lantas, kamu mau minta apa?"

"Aku mau rokok terbaik di dunia."

"Hanya rokok? Bagaimana kalau ditambah dua yang awal tadi?" si jin masih ingin menawarkan.

"Tidak. Cukup itu saja, rokok terbaik." Tarno menegaskan.

"Aduh. Sebenarnya jika hanya permintaan yang mudah itu aku bisa jadi bahan bully-bully-an di alam sana. Silakan meminta yang lebih dari itu." tanggap si jin dengan setengah berat hati.

"Halah, sok alasan lagi. Bisa nggak?" potong Tarno.

"Baiklah. Kukabulkan kalau begitu."

Seperti halnya keadaan kedua orang sahabatnya tadi, Tarno pun menghilang menuju apa yang diidamkannya.

Jin begitu penasaran dengan permintaan ketiga pemuda tadi. Terbayang di benaknya angan-angan yang tak karuan. Terutama saat ia membandingkan apa saja yang mereka minta dengan hal-hal yang pernah diminta oleh orang-orang sebelum mereka dahulu.

Rata-rata dari mereka minimal pasti akan meminta kekuasaan, jabatan, kewibawaan, pengaruh, ataupun kekayaan. Tak pernah sekalipun ia mendapati permintaan yang begitu remeh seperti yang ia peroleh dari ketiga orang pemuda tadi.

Hingga sejak saat itu ia berkomitmen untuk menelusuri misteri keanehan itu. Terutama saat ia digelanyuti oleh pertanyaan, apakah jaman sudah berubah begitu cepatnya sejak ia dikurung setahun silam? Manusianya yang mengalami kemunduran, ataukah justru sebaliknya?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun