Mohon tunggu...
Muhammad Adib Mawardi
Muhammad Adib Mawardi Mohon Tunggu... Penulis Kelas Kecik

Profesiku adalah apa yang dapat kukerjakan saat ini. 😊

Selanjutnya

Tutup

Musik

Izinkanlah Kunikahi Puterimu

10 November 2020   16:30 Diperbarui: 10 November 2020   16:46 55 11 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Izinkanlah Kunikahi Puterimu
Ilustrasi pernikahan, gambar oleh Shardayyy Photography-Unsplash

Pak, sejujurnya saat ini aku merasa begitu gugup saat berhadapan denganmu. Lidahku terasa kelu untuk memulai berkata. 

Aku harap Engkau pun memiliki selusin kesabaran untuk menjamu keadaanku yang begitu canggung ini. 

Aku mohon maaf sebesar dan setulusnya atas segala tingkahku yang tak karuan ini sehingga membuat waktumu menjadi terbuang sia-sia sebab menjamuku. Bukan kubermaksud menyengajanya, namun beginilah keadaan sebenarnya suasana yang bergejolak dalam hatiku. 

Entah, bagaimana caranya kuharus memulai merangkai kata yang paling tepat dan indah untuk mengungkap sebenarnya maksud singgahku menemuimu, yakni untuk melamar puterimu. 

Pak, aku sangat paham bahwa dia lah sebenar-benarnya permata hati bagimu yang senantiasa kaujaga, kaurawat dan kaupenuhi segala kebahagiannya. Untuk itu, aku pun sama sekali tak mungkin akan pernah sanggup untuk menandingi kewibawaanmu saat melindunginya. 

Pak, mungkin sebelumnya Engkau juga telah tahu bahwa aku dan puterimu berada pada keadaan yang sama, yakni berkomitmen untuk membina sebuah keluarga. Sebab itu, melalui kotak kecil sederhana titipan ibuku ini, izinkanlah aku untuk meminangnya. 

Kan kujadikan dia ratuku dalam sebuah kerajaan bersahaja bermahkotakan restumu yang lengkap dengan balutan doa kedua orang tuaku. 

Hatiku begitu gembira seandainya tangan kekarmu itu kelak akan menjabat tanganku di depan penghulu dan para saksi sebagai tanda bahwa Engkau pun telah rela menitipkan perhiasan duniamu itu padaku hingga waktu yang terkira. 

Percayalah, akan kucintai ia dengan sepenuhnya. Akan kuberi yang terbaik untuknya saat mendampinginya hingga habis persinggahan waktuku di buana ini.

Aku selalu berharap akan dapat melihatmu mendampinginya menyusuri setapak yang akan menjadi awal dari jalan-jalan kami selanjutnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x