Mohon tunggu...
Darkim
Darkim Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pengangguran Terselubung

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Penyangkalan Senja akan Rindu dan Dendam kepada Kenangan

14 Agustus 2022   19:23 Diperbarui: 14 Agustus 2022   19:57 68 11 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Penyangkalan pertama terjadi ketika Dengung kepak sayap kumbang menyampaikan pesan kepada kembang krisan, betapa telah terlalu lama sekian harum menyetujui layu sebelum senja menyerbu, ini penghianatan. Bukankah penguasa langit telah menitahkan kepada senja agar mengawal kelopak bunga malam melewati titik kritis sebagai persembahan alam. menjelang malam adalah saat genting menuju peraduan, tempat dan waktu yang di penuhi setan dan dedemit rakus akan perselisihan.

Menyaksikan kemudian hanya diam, itu adalah pembunuhan karakter terhadap keajaiban. Mengawal kemudian hanya di jadikan pajangan sekitar lusinan gubahan sastra sang begawan, ini berarti lebih terluka dari tikaman belati penuh gerigi. Ada tapi tak berharga, hadir namun wujud indah di anggap sebelah mata. Senja melipat kecewa itu dengan menjadikan langit penuh air mata. Duka atau derita.

Jika memahami kejadian ini telah memenuhi langit sore hari, bukankah elok jika rindu mengacungkan tangan tanda kehadiran dan kesetiaan. Pengakuan terlambat namun menyejukan perasaan, ikhtiar terakhir ketika senja mulai frustasi menatap gelap malam sebagai algojo kejam pemancung kenangan diri.

Sulit di pahami, kecuali oleh mereka yang di anugerahi Tuhan ketulusan budi.

#####

Baganbatu, 14 agustus 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan