Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Hatiku Terpotong Tujuh

3 Mei 2021   06:13 Diperbarui: 3 Mei 2021   07:11 36 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Hatiku Terpotong Tujuh
Pixabay.com

Aku mengira, secuil hatiku telah porak-poranda. Satu bagian sibuk manisnya dunia, satu bagian lagi tersandera sanjung puja.

Hatiku tak lagi merah. Ada jutaan noda membentuk tameng menolak kebenaran, ada hiasan dusta dan khianat sebagai pendampingnya.

Siang atau malam, saat sedih atau senang, hatiku terpotong tujuh tanpa menyisakan. Entah ke mana bibit keikhlasan, entah di mana tunas kebajikan ku tanam.

Tersangkut media sosial, terpikat oleh hiruk-pikuk ketenaran.

Hatiku entah kapan pulang.

Hatiku entah kapan lapang.

*****

Baganbatu, mei 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x