Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Duka yang Terbit Sesudah Duka

29 April 2021   06:13 Diperbarui: 29 April 2021   06:18 56 11 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Duka yang Terbit Sesudah Duka
Pixabay.com

Menemukanmu, selarik kenangan kemudian hilang, antara rerumputan menyembunyikan, senarai peristiwa muncul kemudian tenggelam. Entah di mana bermula, entah kemana hendak bermuara.

Sosokmu samar dalam gambar, kornea tak mampu memindai kedangkalan hati. Duka yang tersembunyi, lara yang menukar tangis dengan tawa tak berirama. Inilah senyatanya.

Benarkah lelah jelas menggoda, bila sekedar duka telah berbunga dan berbuah trauma. Menangis setiap kali datang senja, meratap dan menghiba berharap hati sejuk disiram purnama. Entah sengaja entah pura-pura.

Adakah akhir setelah berulang kali hadir? Duka telah memenuhi nyata dan mimpi.

*****

Baganbatu, april 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x