Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Meratap Dahan kepada Daun

3 Mei 2020   08:28 Diperbarui: 3 Mei 2020   10:12 57 11 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Meratap Dahan kepada Daun
pixabay.com

Ratap. Merataplah selagi embun belum jauh, tunas-tunas baru belum tumbuh. Menangislah sesukamu, menjeritlah sekiranya sesak masih dadamu. Itu melegakan, akan menumpahkan segala sesal, biarkan beban terbawa hembusan.

Bersimpuhlah memohon ampunan. Tiada terhinakan pengakuan, tiada tercemar nama besar.semakin dalam merenungkan, semakin besar penyesalan, kerak-kerak noda tersucikan, gumpalan dosa perlahan sirna. Satu demi satu, sedikit demi sedikit

Seperti dahan meratap kepada daun, mohon pengajaran tentang kepasrahan. Dahan punya kekuatan, tapi rapuh menghadapi godaan. "Ajarkan aku tentang pasrahmu, kan ku simpan di serambi hati."

Daun tersenyum, perlahan tua dan mengering. Ketika angin datang memanggil, daun pasrah menjalani takdir. Melayang dari ketinggian, terjerembab di tempat basah penuh kehinaan. Pasrah tanpa niat perlawanan.

Bagan batu, Mei 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x