Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Puisi | Ahc

13 September 2019   20:14 Diperbarui: 13 September 2019   20:17 0 14 4 Mohon Tunggu...
Puisi | Ahc
Pixabay.com

Dengan dua mata ternyata tak mampu melihat apa-apa, gunung tinggi menjulang dosa, jurang curam kekhilafan tak bermakna. Gelap pada pandangan, buram pada kesadaran

Dengan dua telinga tak mampu mendengar suara, jerit tangis melolong tak bergema, nada-nada iba seperti hal biasa. Sunyi bagai riuh tapi tak berbunyi, hampa pada skala tak  tertangkap pancaindra

Tapi dengan satu mulut meluncur ribuan kata, tumbalkan makna demi kuasa nafsu di jiwa. Hurup tak mampu menggendong rasa, mati jiwa tergambar di ujung racun lidah

Bagan batu 13 september 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x