Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Puisi | Sebentar Lagi Hari Itu Tiba

16 Agustus 2019   11:51 Diperbarui: 16 Agustus 2019   12:03 0 8 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Sebentar Lagi Hari Itu Tiba
Pixabay.com

Ah ternyata hari itu datang lagi, langit-langit nusantara telah berhias bendera, umbul-umbul menyemarakan suasana layaknya pesta. Para pejabat sibuk atur segala acara, seakan besok adalah hari kemerdekaan

Di celah tanah yang rengkah oleh pemodal besar penguasa daratan, ku dengar jeritan melolong di rajam ketidak adilan. Wajah-wajah layu seakan tanah subur tak membantu, tatapan kosong mengukur deret umur kemerdekaan

Kemana hutan gundul mengisi pundi-pundi, kami hanya kebagian tangis di landa tsunami. Tanah di gali di angkut segala pusaka negeri, kami hanya penonton yang berharap belas kasih, mengemis di tanah sendiri

Sebentar lagi hari itu tiba, memaknai kata merdeka tapi rasa hati menjerit melihat fakta. Kami jungkir balik sekedar untuk sesuap nasi, di atas sana korupsi tak pernah mau peduli pada nasip kami

Bagan batu 16 agustus 2019