Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

"Aku Melu Sopo?"

3 Juli 2019   21:10 Diperbarui: 3 Juli 2019   21:17 0 10 5 Mohon Tunggu...
"Aku Melu Sopo?"
AHY bertemu presiden Jokowi.sumber : Rengga Sancaya

Politik itu seni,begitu kata seorang sahabatku. seni untuk memantabkan posisi di pemerintahan,seni mengolah segalah kemungkinan menjadi peluang.seni untuk memanifulasi apa arti rakyat dan kekuasaan.politik memang seni.

Jokowi sudah pasti menang.segala rintangan sudah di terabas dengan tenang.gelanggang pilpres sudah sukses,pertarungan di MK sudah di menangkan dengan menyodorkan data dan fakta.klop.pancen oye, kata pak Manteb.

Lah koalisi pendukung Prabowo sudah membubarkan diri,segala perjuangan yang mengharu-biru sudah berlalu.masing-masing parpol sekarang bebas menentukan patron.ikut Jokowi yang menang,atau tetap ikut Prabowo yang di pilpres ini belum bisa menang.

Aku melu sopo?

Zulhas bertemu presiden Jokowi.sumber : Ray Jordan/detikcom
Zulhas bertemu presiden Jokowi.sumber : Ray Jordan/detikcom
Sekarang giliran para elit politik di kubu bekas pendukung Prabowo yang harus menentukan sikap.apa yang harus di lakukan untuk lima tahun ke depan,bagaimana sekarang menanggapi isu terkini negeri ini,dan tentu saja tentang untung dan rugi bila tetap di posisi sekarang,atau harus menyeberang ke kubu sang pemenang.

Saya coba mencari di mesin maha canggih Google,mana tahu bisa memberi jawaban atas rasa ingin tahu di hati ini.sebenarnya para elit politik ini mau "melu sopo?"kemudian juga rasa ingin tahu apa yang sedang di pikirkan oleh para tokoh politik di negeri ini."berjuang untuk rakyat,atau berjuang demi kelompok dan pribadi?"

Dan Google pun ternyata tak mampu memberi jawaban atas rasa penasaran yang mungkin juga jadi pertanyaan kebanyakan rakyat Indonesia.yang penting dan utama adalah kesejahteraan dan kedamaian untuk seluruh warga republik ini,itu kuncinya.

Bagaimana para elit parpol? "Aku melu sopo?"