Mohon tunggu...
Kang marakara
Kang marakara Mohon Tunggu... Wiraswasta

Belajar dan mengamalkan.hinalah aku,bila itu membuatmu bahagia.aku tidak hidup dari puja pujimu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Hakikat Perjalanan

19 Juni 2019   01:12 Diperbarui: 19 Juni 2019   01:23 68 10 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Hakikat Perjalanan
Pixabay.com

Berulang kali mengingatkan. Riam, jurang, hadang pandangan. Pekik-teriak pecahkan pendengaran, bila kelam selimuti perjalanan. Itu baru permulaan

Angan, impian, bersanding kesediaan. Terkelap sebentar hujamkan penderitaan, terlena tertawan rayuan persimpangan. Ini masih setengah perjalanan

Semburat putih di ufuk pagi, lelah-letih mungkin tak terasa lagi. Ujung lorong-lorong pengharapan, bermekaran impian di serambi tujuan. Jangan terlena, itu belum akhir tujuan

Kenali diri baru mengerti, selami hati pasti memahami. Kemana akan di cari, kemana harus pulang senja nanti. Inilah hakikat perjalanan, nan sejati

Bagan batu, 19 juni 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x